Terkait Dugaan Mutilasi di Limapuluh Kota, Polisi Belum Bisa Menyimpulkan Tewasnya SN

ayah tiri korban yang diamankan polisi

SUMBARTIME.COM-Hingga hari ini terkait penemuan jasad SN (14) seorang remaja putri warga asal Kabupaten Limapuluh Kota yang ditemukan tewas terkubur dan diduga keras merupakan korban pembunuhan oleh ayah tirinya belum diketahui secara pasti motifnya.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, melalui Kapolsek Guguk Iptu Heri Yuliardi, Jumat (23/4) siang, saat diminta konfirmasinya, masih belum bisa mengambil kesimpulan terkait penyebab tewasnya korban. Heri mengatakan sampai saat ini masih dilakukan periksaan medis terhadap jasad korban yang terbaring di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, tuturnya.

Iklan

Namun sambungnya lagi, kuat dugaan SN merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh ayah tirinya inisial SHD (50) alias Madi. Lebih jauh Kapolsek Guguk menjelaskan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang dinilai tidak kooperatif dan terkesan berbelit belit.

Terkait isu yang berseliweran di luar jika korban dibunuh secara sadis dan diduga dimutilasi, Iptu Heri Yuliadi, belum bisa mengambil kesimpulan karena proses pemeriksaan medis terhadap korban masih berlangsung.

“Kami belum bisa mengambil kesimpulan seperti itu (mutilasi). Jasad korban masih ditangani secara medis oleh pihak rumah sakit Bhayangkara Padang,” ujar Heri Yuliadi.

Namun dirinya mengakui benar jika saat ditemukan jasad SN, ada bagian tangannya telah putus, pungkasnya mengatakan.

Sementara itu dari informasi yang diperoleh, kronologi penemuan jasad SN yang telah terkubur di area ladang gambir kawasan Simpang Kapuak, Kabupaten Limapuluh Kota pada Kamis 22 April 2021 siang kemaren, berawal dari sering berisiknya anjing peliharaan salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Saat itu anjing peliharaan salah satu warga tersebut terus mengonggong di areal ladang gambir. Ketika anjing tersebut dilepaskan dari ikatannya, langsung berlari ke salah satu titik dan terus mengonggong.

Sang pemilik hewan ternak yang datang menyusul ke titik tersebut kaget ketika melihat ada potongan tangan manusia yang menyembul dari dalam tanah. Kontan saja temuan tersebut dia laporkan ke pihak perangkat Nagari serta Bhabintibnas setempat, sehingga tak lama kemudian lokasi yang semula sepi ramai didatangi oleh warga serta aparat. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here