Spesialis Bongkar Bagasi Motor Ditangkap, Belajar di Pekanbaru Praktek di Payakumbuh

Pelaku mempraktekan aksinya di Mapolres Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Empat kali melakukan aksi bongkar bagasi motor dengan menggunakan tangan di Wilayah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, seorang pria berinisial WP alias webi (32) asal Pekanbaru ditangkap polisi.

Pelaku ditangkap oleh Sat Resmob Polres Payakumbuh pada Sabtu (11/1) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB, di rumah orang tuanya kawasan Payobasung, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Dalam penangkapan tersebut pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha untuk kabur hingga sempat terjadi bentrok dengan anggota Resmob.

Iklan

Adapun aksi tersangka terbilang baru. Dengan modus membongkar bagasi motor dengan menggunakan jari tangan dan ditutupi dengan satu tas hitam. Pelaku melancarkan aksinya terhadap kendaraan bermotor yang sedang parkir.

Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan yang di dampingi Waka Polres Kompol Arie Nugroho serta Kasat Reskrim, AKP Ilham Indawarman, Sabtu (11/1) malam, pelaku merupakan pemain tunggal. Pelaku yang baru berada di Payakumbuh sekitar Satu bulanan ini, telah berhasil melancarkan aksinya sebanyak 4 kali dan berhasil menggondol uang para korban mencapai puluhan Juta Rupiah.

Di jelaskan adapun pelaku menjadi spesialis mencongkel jok bagasi motor dengan menggunakan tangan hasil dari belajar di Youtube.

“Menurut pelaku dia belajar aksi tersebut melalui Youtube secara otodidak di Pekanbaru. Setelah cukup mahir dirinya melakukan praktek lapangan di Payakumbuh dan sekitarnya,” papar Dony Setiawan.

Pelaku telah berhasil menjalankan aksinya, antara lain kawasan Jalan Soekarno Hatta, Koto Nan Ampek, dan berhasil menggasak uang korban yang diletakan dalam bagasi motor sebanyak Rp 7 Juta rupiah. Selanjutnya pelaku juga beraksi di kawasan Kelurahan Parit Rantang dengan menggondol uang tunai sebanyak Rp 3 Juta Rupiah dan satu unit ponsel.

Tidak saja di Kota Payakumbuh, tapi di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota, pelaku juga berhasil menggasak duit korban dalam bagasi motor, tepatnya di Jorong Tabek, Nagari Koto Baru Simalanggang, dengan nilai 3 Juta Rupiah. Terakhir pelaku melancarkan aksinya di kawasan Lareh Sago Halaban dengan hasil uang tunai sebanyak 23 Juta Rupiah.

Saat ini status pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam dengan pidana kurungan penjara selama 7 Tahun, paparnya lagi.

Selain itu Kapolres Payakumbuh tersebut juga mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu berhati hati dan waspada akan bahaya kejahatan di sekitar. Dony juga meminta agar masyarakat jangan menaruh barang berharga apapun di dalam kendaraan karena itu akan mengundang aksi kejahatan terhadap diri sendiri, pesanya mengakhiri pembicaraan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here