Satreskrim Polresta Pekanbaru Ringkus 5 Tersangka Penyekapan Sadis

5 tersangka berhasil diringkus

SUMBARTIME.COM-Sempat diwarnai lepaskan tembakan ke udara beberapa kali, Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau berhasil bebaskan korban penyekapan lebih kurang 30 hari di salah satu rumah kosong.

Selain membebaskan korban penyekapan berinisial W (40), polisi juga meringkus 5 dari 7 tersangka pelaku penyekapan secara sadis dan tak manusiawi tersebut, pada Jumat 14 Agustus 2020, di tiga lokasi yang berbeda.

Iklan

Menurut Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaludin Syam dalam press konferensi, mengungkapkan kasus pembebasan W berlatar belakang persoalan hutang piutang.

Kasus bermula, dari penjemputan korban dari sebuah kedai tuak jalan Lokomotif, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, pada tanggal 30 Juni 2020. Korban dijemput oleh salah satu tersangka berinisial HS.

Awalnya korban tidak menaruh curiga kepada HS yang menyuruhnya naik ke atas mobil lantaran dirinya mengenalnya. Sementara itu, tiga tersangka lainnya juuga berada di atas mobil, masing masing, YM, DM, dan S.

Selanjutnya korban dibawa ke salah satu rumah kosong, kawasan Jendaral Sudirman, dan disitulah awal petaka serta penyiksaan di terima korban. Di rumah kosong tersebut korban disekap lebih kurang 30 hari. Tangannya diborgol dan disatukan dengan sebuah lemari.

Selama disekap korban sering mendapatkan penyiksaan dan pemukulan oleh tersangka inisial JAP (39).

Sepanjang penyekapan, korban sering mendapatkan pemukulan serta penyiksaan lainnya, bahkan korban sempat dibawa ke rumah sakit akibat mengalami penyiksaan oleh tersangka.

Di lokasi penyekapan, korban hanya disediakan satu buah kursi dan satu ember untuk buang hajat. Sementara tangan korban terborgol yang dihubungkan pada sebuah lemari.

Sementara itu, kasus terbongkar berawal dari laporan ke polisi oleh anak korban bernama Kelvin, padaSabtu 25 Juli 2020. Dirinya melaporkan telah hilang kontak dengan ayahnya. Dalam keterangannya, anak korban mengaku sempat dihubungi oleh tersangka untuk meminta sejumlah uang beberapa kali. Awalnya tersangka meminta uang Rp 5 Juta, selanjutnya 1 Juta beberapa kali.

Berdasarkan laporan, polisi langsung turun melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan. Dari hasil informasi para saksi, polisi berhasil mendeteksi keberadaan korban.

Korban ditemukan dilahan kosong kawasan Jalan Sudirman, Pekanbaru. Saat itu, juga diringkus bberapa tersangka. Selanjutnya di kawasan Jalan Tuanku Tambusai, juga diamankan salah satu tersangka, dan di Jalan Kapling juga tersangka lain diamankan.

Adapun barang bukti yang dapat disita 1(satu) unit sepeda motor Yamaha Lexy warna abu-abu  nomor polisi  BM 6153  AAO, 1 pasang borgol besi merk Polri dan 1 batang pecahan kursi plastik warna orange dengan panjang kurang lebih 35 CM.

Dari hasil pemeriksaan sementara motifnya adalah soal hutang piutang senilai Rp 200 Juta. Kelima tersangka disuruh dan dibayar oleh seseorang yang kini masih buron untuk menyekap dan menyandra korban sampai hutang segera dibayarkan.

Selain memburu penyuruh 5 tersangka untuk meyekap korban, polisi juga memburu satu tersangka lainnya yng juga ikut terlibat dalam penyekapan korban, papar Awaludin Syam. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here