Sumbartime.com,- Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:53 WIB
Seorang satpam di Pengadilan Agama Negeri Bukittinggi, Arrachaman (49), mengalami kematian mendadak saat mencoba melerai pertengkaran antara pasangan suami istri yang sedang dalam proses mediasi perceraian.
Insiden ini terjadi di ruang mediasi Pengadilan Agama Bukittinggi, Sumatera Barat, ketika perdebatan keduanya semakin memanas. Saat berusaha memisahkan mereka, Arrachaman jatuh dan tak sadarkan diri.
Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayangnya meninggal dunia diduga akibat serangan jantung. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuhnya.
Petugas Keamanan Berupaya Melerai Pertengkaran Sebagai seorang petugas keamanan, Arrachaman berusaha menenangkan pertengkaran antara suami dan istri yang sedang dalam proses mediasi perceraian.
Setelah dilarikan ke rumah sakit, Arrachaman dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. Pihak medis dan forensik telah memastikan bahwa tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan pada tubuhnya.
Kapolsek Kota Bukittinggi, Kompol Zamzami, mengonfirmasi bahwa Arrachaman tewas saat berusaha menghentikan pertengkaran pasangan suami istri yang tengah berlangsung di Pengadilan Agama Bukittinggi.
“Setelah korban sampai di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSAM. Penyebab meningalnya diakibatkan serangan jantung,” jelasnya.(*)



















