Sumbartime.com,- Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Bukittinggi, Kamis,13/10/2022.
Mereka menyampaikan dukungan pembangunan awning di Jalan Minangkabau yang selanjutnya akan diubah jadi kawasan pasar malam (night market).
Para pedagang mengatasnamakan Forum Warga Kecik Kota Bukittinggi tersebut, membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan “Hapus Penindasan Terhadap Masyarakat Ekonomi Lemah”, “Mohon Perjuangkan Nasib Kami,” dan sejumlah tulisan ditulis di karton yakni “Pikian Kami Nan Ketek-ketek ko” serta lainnya.
Para pedagang diterima sejumlah anggota DPRD yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Beny Yusrial.
Beny Yusrial di hadapan peserta aksi damai mengatakan, dewan merupakan tempat masyarakat menyampaikan aspirasinya, akan siap menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah.
Beny menyebutkan, anggaran untuk pembangunan awning tersebut, dewan telah menyetujuinya sehingga telah masuk di dalam APBD 2022.
Aksi damai pedagang ini diawali dengan berkumpul di pelataran Taman Jam Gadang dengan berjalan kaki menuju gedung DPRD.
Sesampainya di halaman depan kantor DPRD, pedagang langsung menyampaikan aspirasi tersebut.
Setelah beberapa menit berorasi, anggota DPRD yang ada di gedung dewan langsung menemui para peserta aksi damai.
Di antara anggota DPRD tampak menghadapi peserta aksi damai, Beny Yusrial (Ketua DPRD), Nur Asra (Wakil Ketua DPRD) dan sejumlah anggota dewan, Edison Nimli, Edison SE, Dedi Fatria, Hj Noni, Asril dan lainnya.
Setelah menemui langsung peserta aksi damai saat berorasi, perwakilan peserta aksi damai diminta menyampaikan langsung aspirasi mereka di ruang utama sidang dewan.
Saat berita ini diturunkan penyampaian aspirasi di gedung DPRD kota Bukittinggi masih berlangsung pukul 11’30 WIB



















