Sumbartime – Anton Yondra, Wakil Ketua DPRD Tanahdatar, mengekspresikan kekecewaannya terhadap lambatnya penanganan kerusakan jalan provinsi di Kabupaten Tanahdatar oleh Pemprov Sumbar.
“Kerusakan parah, terutama di ruas Payakumbuh-Batusangkar, telah menjadi bahan perbincangan di media sosial dan menjadi keluhan masyarakat,”ungkapnya.
Anton mengungkapkan bahwa jalan yang rusak parah tersebut membuat Tanahdatar menjadi bahan olok-olokan di media sosial. Ia menegaskan bahwa hal ini bukan hanya masalah lokal, tetapi juga mencerminkan ketidakseriusan dalam penanganan infrastruktur yang vital.
Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi, memastikan bahwa perbaikan jalan Sitangkai yang menghubungkan Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kabupaten Tanah Datar, yang saat ini dalam kondisi rusak parah, akan segera dilakukan. Pemprov Sumbar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 98 miliar untuk proyek tersebut.
Proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Kecamatan Luak dan Kecamatan Lareh Sago Halaban di Kabupaten Limapuluh Kota dengan Lintau di Kabupaten Tanah Datar telah diprioritaskan oleh Gubernur Mahyeldi.
“Ruas jalan sedang persiapan untuk ditender. Segera dilakukan peraikannya tahun ini. Dananya sebesar Rp 98 Miliar,” ujar Gubernur Mahyeldi usai menghadiri Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke 183 tahun pada Sabtu (13/4/2024) siang
Dalam keterangan usai menghadiri perayaan Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-183, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa persiapan untuk proyek tersebut sedang dilakukan, dan perbaikan akan dilaksanakan tahun ini.
Gubernur Mahyeldi juga menyoroti pentingnya perbaikan jalan tersebut dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat melalui infrastruktur jalan yang baik. Dia mengakui bahwa jalan tersebut telah menjadi prioritas Pemprov Sumbar untuk diperbaiki sesegera mungkin.
Sementara itu salah satu perantau yang mengaku pulang kampung dari Riau saat diwawancarai mengaku terkejut melihat jalan di di ruas jalan Payakumbuh- lintau rusak parah dan meminta pejabat tidak hanya lempar janji omong-doang apalagi menjelang pilkada, tapi faktanya pilkada semakin dekat janji- janji tersebut belum juga terlihat realisasinya
“Saya benar benar kaget melihat kondisi jalan disumbar dan berharap pejabat setempat tidak hanya bual janji belaka, apalagi menjelang pilkada,”ketusnya.(R)

















