Penusuk Ustadz Saat Ceramah Maulid Nabi Merupakan Pecatan Polisi

pelaku dan korban

SUMBARTIME.COM-Saat sedang menyampaikan ceramah di Mesjid Al Husna, Ustadz muda Muhammad Zaid Maulana, ditusuk dengan senjata tajam oleh seseorang di bagian leher dan tangan.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kandang Mbelang Mandiri Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Propinsi Aceh, Kamis (29/10) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Iklan

Saat itu dai tersebut sedang menyampaikan materi cermah dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Tiba tiba muncul seseorang dari jendela dan menyerang sang ustadz dengan sebilah pisau yang telah dia persiapkan.

Menurut para jamaah, tiba tiba seseorang muncul dari balik jendela melompat dan menyerang ke bagian kepala ustadz dengan sebilah pisau. Namun beruntung Muhammad Zaid Maulana berhasil mengelak dan menangkis secara reflek sehingga pisau menyerempet ke bagian leher dan tangannya.

Akibatnya korban mengalami luka gores di bagian leher dan jari kelingking. Kontan saja acara yang semula adem tiba tiba berubah menjadi kacau dan menegangkan. Jamaah yang melihat peristiwa langsung menyelamatkan ustadz dan mengevakuasinya ke rumah sakit.

Sementara itu, pelaku yang kemudian diketahui adalah merupakan seorang pecatan polisi berinsial MA (37) yang sempat kabur usai menjalankan aksinya berhasil diamankan aparat.

Terpisah, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Sulistiyo dalam gelaran konfrensi persnya Jumat 30 Oktober 2020, menyebutkan jika pelaku penyerangan terhadap Ustadz Muhammad Zaid Maulana telah ditangkap dan diamankan.

Pelaku yang merupakan warga setempat berhasil diamankan saat sedang duduk dalam satu ruangan satu jam usai dia melakukan aksi penusukan.

Di jelaskan jika yang bersangkutan adalah polisi pecatan. MA dipecat lantaran disersi tidak masuk dinas 3 tahun yang lalu. Pelaku pernah bertugas di Polres Aceh Tenggara.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku dirinya masih bungkam terkait akasi penyerangan yang dia lakukan kepada ustadz. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intens terhadap pelaku untuk mengetahui motif penusukan, papar Wanito menjelaskan. (awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here