TANJUNGPINANG – Warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, bergandengan tangan dalam upaya membantu korban bencana Galodo yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (11/5) malam.
Penggalangan dana yang digelar di Bintan Center, Tanjungpinang, Senin pagi, (13/5/2024) melalui program “Menyiisir Kota” berhasil mengumpulkan dana untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana tersebut.
Acara yang diinisiasi oleh Yayasan Bergerak Kita Peduli (BKP) bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Generasi Muda Pariaman (Gempar) tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, termasuk Ketua BKP Tanjungpinang, Amir Hamzah, dan perwakilan dari Gempar serta IKM.
Pendiri BKP Yuli Gusnita, menyampaikan bahwa tujuan dari penggalangan dana tersebut tidak hanya untuk memberikan bantuan materiil, tetapi juga sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kepada sesama yang sedang mengalami musibah.
“Semoga apa yang kita lakukan dapat membawa manfaat dan rahmat bagi saudara-saudara kita di Agam yang terkena dampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Oktavia. Jr yang mantan ketua Ikatan Perantau Minang Kepri juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam kegiatan penggalangan dana ini, serta berharap agar pertemuan tersebut mendatangkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi semua yang terlibat.
Direncanakan, pergerakan ini akan dilanjut pada siang, sore dan malam di kota Tanjungpinang. (Alex)





















