BUKITTINGGI — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Yesi Endriani dan Aspenda, serta Yayasan Perempuan Amanah Minang (YPAM), mengantarkan bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi.
Bantuan kali ini diberikan kepada warga Jorong Uba, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam pada Rabu (3/12).
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, hadir langsung menemui warga terdampak. Ia menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu, yang menyebabkan puluhan hektar sawah dan rumah terendam. Banyak lahan pertanian tak bisa ditanami dan terancam gagal panen.
“Kami hari ini mengantarkan langsung bantuan dari Pemerintah Kota, Aspenda, YPAM dan Ibu Yesi Endriani,” ujarvRamlan.
Menurutnya, bencana ini mempengaruhi kita semua, dan sebagai bentuk kepedulian, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian layak pakai dan family kit, yang diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi serba sulit. Situasi diperburuk dengan adanya 36 hektare sawah yang gagal ditanami akibat hama tikus, sehingga ancaman kerugian petani semakin besar.
“Ini tentu berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Kami doakan agar warga tetap tabah menghadapi ujian ini,” katanya.
Sementara itu, Wali Nagari Koto Tangah, Amrizal Gunawan Dt. Maruhun Basa, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak, termasuk kunjungan dan dukungan langsung dari Wali Kota Bukittinggi, Aspenda, YPAM, dan Anggota DPRD Sumbar Yesi Endriani.
“Kehadiran Bapak Wali Kota bersama tim, Aspenda, YPAM dan Ibu Yesi tentu menjadi penyejuk bagi warga kami. Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan segera kami distribusikan kepada warga terdampak,” ujarnya.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan awal bagi warga Jorong Uba yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir dan kerusakan lahan pertanian. (Aa)
















