SOLOK SELATAN, Sumbartime.com — Tim SAR gabungan menemukan seorang pemancing bernama Janal yang hanyut di Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (6/11/2026). Korban ditemukan pada hari kelima pencarian sekitar 4,36 kilometer dari lokasi awal kejadian setelah tali yang digunakannya untuk menyeberangi sungai mendadak terputus saat memancing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa korban berhasil ditemukan petugas pada pukul 11.15 WIB. Posisi penemuan berada di koordinat 1°39’20.54″ LS–101°20’12.22″ BT. Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, jasad warga Desa Pelompek Pasar Baru, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
Kronologi Kejadian di Sungai Dalam
Peristiwa naas tersebut bermula ketika Janal pergi memancing bersama dua rekannya sejak pukul 07.00 WIB pada Senin (2/11/2026). Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka berusaha menyeberangi aliran sungai berbekal seutas tali. Namun, tali penyeberangan yang dipegang korban terputus hingga membuatnya terseret arus deras. Salah satu rekannya, Alex (43), beruntung selamat dari musibah itu.
Laporan musibah diterima Kantor SAR Padang dari warga bernama Micel pada pukul 12.50 WIB di hari kejadian. Sebelum tim penyelamat tiba, warga setempat sempat melakukan pencarian manual di sepanjang aliran sungai. Pencarian intensif hari kelima dimulai pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi tiga unit pencarian (SRU) yang menyisir area seluas 25,5 kilometer.
Pelibatan Personel dan Penutupan Operasi
Tim SRU 1 menyisir radius 5 kilometer dari lokasi awal, SRU 2 menyisir jalur darat dan sungai sepanjang 5,5 kilometer, sementara SRU 3 mengcover area hingga 15 kilometer. Operasi ini mengerahkan 41 personel gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Solok Selatan, BPBD, TNI, Polri, Damkar Kerinci, SAR MTA, TNKS, Tagana Kerinci, serta belasan warga masyarakat.
Pencarian tersebut turut dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti rescue carrier, kendaraan roda dua, APD air, peralatan mountaineering, alat komunikasi, dan perlengkapan medis. “Korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia, lalu langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Abdul Malik. Dengan ditemukannya jasad korban, seluruh rangkaian operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan berakhir.






