Meriahkan HPN, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar Helat Lomba Ayam Kukuak Balenggek

Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Sumbar

Sumbartime-Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang dipusatkan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Sumbar menghelat lomba Ayam ‘Kukuak Balenggek’ (Kokok Bertingkat) tanpa uang pendaftaran alias gratis. Pelaksanaan lomba pada Rabu (7/2/2018) di lapangan Voli Kompleks GOR H.Agus Salim, Padang.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi menyebutkan lomba Ayam ”Kukuak Balenggek” ini memperebutkan total hadiah Rp25 juta dimana, tanpa dipungut biaya pendaftaran. “Diperkirakan lomba itu bakal diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari Sumbar dan luar Sumbar. Sampai hari ini sudah ada sekitar 250 peserta yang mendaftar. Kebanyakan para peserta berasal dari Solok dan ada juga dari Pekanbaru, Riau,” ungkapnya Selasa (6/2/2018).

Iklan

Erinaldi yang didampingi Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Disnak-Keswan Sumbar, Afrisal Arman menambahkan, ada tiga kategori lomba Ayam ”Kukuak Balenggek” ini. Pertama, kategori Landik atau kokok minimal tiga tingkat. Kedua, Boko atau kategori Kokok ayam minimal lima tingkat dan terakhir, kategori Istimewa minimal tujuh tingkat Kokok ayam. “Batas akhir pendaftaran pada Rabu (7/2/2018) pagi,” terangnya.

Menurutnya, lomba Ayam ”Kukuak Balenggek” sengaja diadakan untuk melestarikan budaya masyarakat Minangkabau. “Nah, momentum HPN 2018 ini kita gelar sebab, dewasa ini lomba ini sudah mulai jarang diadakan. Semoga kedepannya, lomba seperti ini bisa sering diadakan,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Disnak-Keswan Sumbar, Esmiralda Anis mengatakan dalam memeriahkan HPN 2018, Disnak-Keswan Sumbar tidak hanya menggelar lomba Ayam ”Kukuak Balenggek” namun, juga menggelar temu bisnis dengan para investor ternak se-Indonesia pada Kamis (8/2/2018). Pertemuan dengan investor ternak ini diadakan di gedung Rohana Kudus GOR H Agus Salim, Padang. “Temu dengan investor ternak ini juga sebagai sosialisasi program aplikasi i-ternak. Pertama di Indonesia yang digagas Disnak-Keswan Sumbar,” tandasnya.

Dijelaskan, Esmiralda Anis, aplikasi i-ternak merupakan aplikasi jual beli dan perawatan ternak pertama di Indonesia. “Aplikasi ini online bisa menggunakan mobile dan website yang memudahkan para peternak. Tanpa harus memiliki keterampilan ataupun waktu untuk merawat ternak. Dengan konsep i-ternak, para pelaku usaha atau peternak konvensional bakal menjadi lebih produktif, berdampak terhadap kesejahteraan pelaku peternakan,” jelasnya. (Okt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here