Mendapat Restu Istri, Pria Bejat ini Garap Anak Tirinya

Pelaku pencabulan ( foto dari Tribun Jambi)

SUMBARTIME.COM-Entah apalah yang ada dalam isi kepala pria dengan inisial JP (54) warga Kecamatan Alam Barajo, Jambi ini. Tak puas meniduri istrinya, yang bersangkutan malah juga menggarap anak tirinya yang masih remaja.

Tak kurang anak tirinya, sebut saja Bunga (19), dia tiduri selama dua tahun belakangan. Ironisnya, pria bejat tersebut meniduri anak tirinya itu justru mendapat restu dari istrinya alias ibu kandung Bunga.

Iklan

Kejadian tersebut berawal pada Tahun 2017 silam. Saat itu pelaku tertarik dengan kemolekan tubuh anak tirinya yang mulai beranjak remaja. Berkali kali dia membujuk anak tirinya tersebut untuk mau dia tiduri. Akan tetai Bunga selalu menolak permintaan bejat ayah tirinya itu.

Tak kehilangan akal, pelaku terus berupaya mencar cara agar bisa meniduri anak tirinya. Bahkan kepada istrinya sendiri yakni ibu kandung Bunga, pelaku nekad mintak izin dengan bujukan akan memberikan uang sebanyak Rp 300 Ribu kepada Bunga untuk biaya berobat pamannya.

Ironis, saat itu, entah memang butuh uang yang mendesak, namun yang pasti saat itu sang istri menerima tawaran pelaku mengizinkan anaknya untuk ditiduri, sehingga Bunga pun sudah tidak bisa lagi mengelak, hingga sejak saat itu kehormatan remaja lugu yang tak pernah mengenyam bangku sekolah tersebut terenggut oleh ayah tirinya sendiri.

Sejak kejadian pertama kehormatannya direnggut sejak tahun 2017 hingga saat ini dua tahun sudah dirinya ditiduri dan digarap oleh pelaku. Mirisnya menurut pengakuan Bunga, saat pelaku meniduri dirinya, sang ibu justru menyaksikan peristiwa bejat itu. Bahkan yang paling miris, menurut pengakuan pelaku kepada polisi dirinya beberapa kali sering melakukan hubungan badan bertiga bersama istri dan anak tirinya.

Sementara itu, Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Jambi, Kompol Yuyan Priatmaja, Kamis (5/9/) siang, membenarkan peristiwa yang memiriskan tersebut. Menurutnya pelaku saat ini sudah diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan di PPA.

Di jelaskan lagi, jika terbukti ibu kandung korban ikut terlibat, maka tidak tertutup kemungkinan yang bersamgkutan juga ikut dijerat pidana, paparnya mengatakan. (awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here