Kota Solok.sumbartime – Dalam memaksimalkan pengendalian inflasi,
perlu adanya sinergitas yang terbangun dengan baik dan tersistim antara seluruh pemerintahan yang ada dengan seluruh elemen masyarakat. Dikatakannya, pengendalian inflasi perlu adanya terobosan bersama yang didasari oleh inovasi yang inovatif.
Paparan itu disampakan oleh Menteri Dalam Negeri, H.Muhamad Tito Karnavian, saat memimpin rapat koordinasi Nasional (Rakornas), Rabu, 8 Februari 2023, dan diikuti oleh kepala daerah se Indonesia secara virtual.
Dalam kesempatan itu, Rakornas rutin pengendalian inflasi tahun 2023, turut diikuti oleh walikota Solok, H.Zul Elfian Umar, beserta Forkompimda, dan pemangku jabatan lainnya yang ada dilingkup pemerintahan tersebut.
Mendagri menegaskan, intervensi pemerintah pusat kepada seluruh pemerintahan provinsi dan pemerintah daerah, baik kota maupun kabupaten harus dijalankan. Dikatakannya, dua komuditas barang yakni Beras dan Minyak Goreng harus menjadi perhatian serius.
Menurut H.Tito Karnavian, kenaikan harga Beras dan Minyak Goreng akan menjadi penyumbang terbanyak dalam lonjakan angka inflasi. Dan itu menjadi pekerjaan rumah seluruh pemerintahan yang ada terutama akan memasuki Ramadhan.
Seluruh pemerintahan kabupaten atau kota juga perlu melakukan sembilan langkah pengendalian inflasi. Dijalankan dengan membangun kekompakan bersama, antara tim pengendalian inflasi daerah (TPID), serta memaksimalkan Satgas Pangan dikabupaten da kota.
Terkait dengan itu, Mendagri kembali menegaskan, bahwa yang menjadi penilaian atau acuan adalah, apakah langkah itu tepat sasaran atau tidak tepat sasaran, bukan sudah atau belum dilakukan.
Mengakhiri paparan yang disampaikannya, H.Tito Karnavian kembali menghimbau seluruh pemerintah daerah, agar terus menekan angka inflasi didaerahnya masing masing. Sehingga target inflasi nasional sebesar 3 – 4 persen bisa tercapai pada tahun 2023 ini.** Les





















