Bukittinggi – Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menggelar Khitanan Gratis di masa libur sekolah, Rabu (26/6/2024). Kegiatan diikuti oleh belasan anak-anak yang antusias untuk pelaksanaan khitanan tersebut.
Ketua PMI Bukittinggi, H. Chairunnas, mengatakan bahwa setiap anak yang berpartisipasi mendapatkan paket berupa sembako, tas sekolah, selimut, madu, dan sejumlah uang jajan.
“Semua paket ini terkumpul dari donasi Majelis Telkomsel Takwa (MTT) regional sumbagteng dan Rumah Zakat Sumatera Barat,” kata H. Chairunnas.
Ia menambahkan, dalam khitanan hari ini ada 10 petugas khitan, terdiri dari dua dokter, yaitu Dr. M. Gazali dan Dr. Meti, serta paramedis yang berasal dari dokter PMI Sumatera Barat.
“Suatu kewajiban bagi kita bersama untuk memberikan perhatian lebih terhadap anak tentang agama, terkait khitanan untuk masa depan generasi, hanya sekali seumur hidup,” tegasnya.
Kepala Markas PMI Bukittinggi, Ahmad Jaiz, menambahkan bahwa bagi anak-anak yang selesai khitanan, PMI juga menyediakan mobil untuk pengantaran ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Dr. M. Gazali menjelaskan bahwa khitan atau sunat, yang dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, adalah hal yang biasa dan dilakukan sekali seumur hidup bagi umat Muslim.
Ia juga menjelaskan tentang masa penyembuhan setelah khitan, dengan menekankan pentingnya asupan protein bagi tubuh anak dan sinar matahari pagi antara pukul 07.00 hingga 10.00 WIB untuk mempercepat penyembuhan. (alex)



















