Kabur Usai Buang Bayi Hubungan Gelapnya, Pasangan Muda Mudi Asal Agam ini Ditangkap Polisi

Bayi malang hasil hubungan gelap yang ditemukan ditempat sampah

SUMBARTIME.COM-Warga Koto Tuo, Kabupaten Agam, Kamis (24/1) malam, sekira pukul 19.45 WIB, dikagetkan dan digemparkan dengan penemuan mayat seorang bayi yang diperkirakan masih berumur satu hari berjenis kelamin perempuan yang sengaja dibuang oleh orang tua kandungnya.

Bayi malang tersebut ditemukan di lokasi pembuangan sampah Jorong Cauk, Koto Tuo. Diduga bayi tersebut dari hasil hubungan gelap sepasang muda mudi yang belum terikat pernikahan, ujar beberapa warga sesaat bayi malang yang sudah tidak bernyawa lagi.

Iklan

Kapolsek IV Koto, Iptu Edi Yunasri, kepada awak media menjelaskan, dari hasil penyelidikan polisi, kurang dari 24 jam, pihaknya berhasil mengungkap terduga pelaku pembuangan bayi dari hasil hubungan gelap, ujarnya mengatakan.

Di jelaskan, dari hasil penyelidikan dan informasi warga, polisi berhasil menangkap terduga pasangan pembuang bayi tersebut, yakni masing masing DS (26) serta GD (20).

Adapun kronologis penangkapan, berawal dari informasi ada salah satu warga inisial DS mengalami pendarahan hebat, pada Rabu (23/1) pagi. Karena kondisi GD yang kritis, orang tuanya membawa terduga ke Rs Ahmad Muchtar Bukitinggi untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, kakak ipar dari GD yang datang membezuk, mendapatkan informasi dari pihak medis, jika terduga mengalami pendarahan akibat efek proses persalinan. Kaget mendengar cerita dari dokter dan merasa heran karena GD diketahui belum menikah, kakak iparnya tersebut langsung emosi.

Selanjutnya kakak Ipar tersebut menanyakan kepada GD benarkah jika dirinya telah melahirkan sehingga terjadi pendarahan. Dengan pasrah dan rasa takut GD mengakui jika dirinya memang baru saja melahirkan seorang bayi dari hasil hubungan gelapnya bersama kekasihnya inisial DS.

Ironinya menurut pengakuan GD setelah bayi tersebut dilahirkan bersama DS mereka membuang bayi tersebut di areal tempat sampah.

Mendapatkan pengakuan GD, pihak keluarganya yang lain bersama warga mencari bayi yang telah sempat dibuang tersebut di lokasi yang disebutkan. Setelah beberapa waktu pencarian, bayi itu bisa ditemukan namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Sementara, usai memberikan pengakuan, GD bersama DS pada Kamis (24/1) malam berusaha kabur melarikan diri. GD bersembunyi di wilayah Lubuk Buaya Padang, sementara DS bersembunyi di wilayah Padang Luar, Agam. Namun beberapa jam setelah mereka kabur, polisi berhasil menangkap dan mengamankan keduanya ditempat persembunyian masing masing, papar Iptu Edi Yunasri. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here