Jual Pelajar Sebagai Pelayan Seks Komersial, 3 Mucikari Ditangkap Polresta Padang

pres rilis polresta padang

SUMBARTIME.COM- Tiga mucikari pelaku bisnis esek esek melalui online berhasil diamankan Satreskrim Polresta Padang, Rabu (15/1) di kawasan Gor Agus Salam.

Mirisnya dua dari pelaku masih berstatus anak bawah umur, yakni masing masing AS (16) dan AP (16). Sementara satu germo lainnya berinisial F (33).

Iklan

Menurut Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Hermawan saat konfrensi pers di Mapolresta Padang, Kamis (16/1), menjelaskan jika ketiga mucikari tersebut menjalankan modus operandi prostitusi mereka melalui aplikasi Michat.

Ketiga pelaku telah berhasil memperdagangkan dua orang wanita anak bawah umur sebagai pelayan pria hidung belang, pada 10-12 Januari di salah satu Hotel Kota Padang dengan tarif Rp 500 Ribu. Uang hasil dari menjadi pelayan Hohohihi alias esek esek dengan pria hidung belang dalam hotel tersebut dipergunakan untuk bersenang senang diantara mereka.

Adapun dua anak bawah umur yang menjadi korban perdagangan sebagai pelayan seks komersial itu adalah AY (15) dan YM (15) dan masih berstatus pelajar.

Modus yang dipakai oleh ketiga pelaku adalah memasukan foto kedua korban ke dalam aplikasi Michat untuk ditawarkan kepada pria hidung belang di seputaran Padang. Setelah mendapatkan pelanggan dan kesepakatan, ketiganya langsung mengantarkan korban ke lokasi hotel yang telah disepakati.

Adapun kasus ini terungkap berawal dari laporan kakak salah seorang yang dijadikan sebagai pelayan seks komersial tersebut. Sang kakak melapor jika adiknya sudah tidak pulang sejak tanggal 1 Januari 2020. Dari laporan tersebutlah jika kasus prostitusi online bawah umur yang sedang marak di Kota Padang ini terungkap, papar Yulmar menatakan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here