Arosuka.sumbartime – Sistim jemput bola yang dilakukan Bupati Solok, Capt
H.Epyardi Asda untuk mengatasi Blank Spot, telah sampai di gerbang keberhasilan. Dan tepatnya pada Selasa, 8 November 2022, dilakukan survei untuk memastikan titik titik Bank Spot dikabupaten Solok.
Blank Spot merupakan suatu titik lokasi yang belum mendapatkan jaringan telekomunikasi, dan biasanya terjadi karena tidak tercovernya oleh menara telekomunikasi dan perangkatnya seperti Base Transceiver Station (BTS).
Sebelum survei dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan rapat koordinasi bersama Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Marsma TNI Dr. Penny Radjendra, S.T.,M.Sc. serta Kepala Bidang Telekomunikasi pada Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, di ruang kerja Bupati Solok.
Turut hadir mendampingi Capt.H.Eoyarsi Asda, Kadis Kominfo Kabupatem Solok, Teta Midra, S.STP., M.Si, serta perwakilan Provider PT. Telkom Indonesia, PT. Telkomsel, PT. Indosat Ooredoo Hutchison, PT. XL Axiata, dan PT. Smartfren Telcom.
Bupati Solok.mengatakan, terjadinya Blank Spot karena tidak terjangkau oleh menara telekomunikasi dan perangkatnya BTS, dan untuk itu pembangunan itu, akan diakomodir dalam APBD awal 2023.
Sementara itu perwakilan Provider dan operator Telkomsel, Andi, memberikan saran agar perintah daerah setempat melakukan kerjasama dengan pihak yang berpengalaman dalam membangun tower telekomunikasi.
Menurut Andi, akan lebih baik Pemda yang menyediakan dan mengelola tower, dan bekerjasama dengan BUMNAG untuk pemeliharaannya. Tower juga bisa disewakan kepada operator lain dan operator tersebut akan menyediakan perangkat yang dibutuhkan.
Menyikapi saran tersebut, Capt.H.Epyardi Asda mengatakan bahwa itu adalah sebuah solusi untuk mengatasi Blank Spot dikabukaten Solok, dan akan segera ditindak lanjuti.** Gia





















