Gaji Naik 100%, Irfendi Arbi ; Harapkan Kepala Jorong Genjot Kinerja

Limapuluh Kota, Sumbartime.com— Para Kepala Jorong di Kabupaten Limapuluh Kota bergembira. Pasalnya, gaji mereka naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi berharap, perangkat nagari itu meninggenjot kinerjanya.

“Gaji semula sebesar Rp900 ribu, kini kita sudah naikan menjadi Rp1.800.000. Dengan kenaikan pendapatan ini, saya meminta para kepala jorong meningkatkan kinerjanya,” tekan Bupati Irfendi di hadapan jamaah Masjid Baitussalam Jorong Simpang Tigo Kenagaian Sariak Laweh Kecamata Akabiluru, Rabu (14/6).

 Irfendi berharap, ke depan para kepala jorong tampil menjadi pemerintahan terdepan dan menjadi ujung tombak pembangunan di daerah ini. Tidak saja mensukseskan berbagai kegiatan pembangunan, perangkat nagari itu harus tahu persis kondisi masyarakat di jorongnya.

Iklan

“Dengan penerimaan sekarang yang sudah terbilang besar, tentunya kita menuntut kepala jorong meningkatkan produktivitasnya sesuai tugas dan fungsinya. Artinya, kenaikan gaji sebesar 100% itu harus diimbangi dengan produktifitas kinerja,” ulang Irfendi.

Sejumlah kepala jorong yang dimintai tanggapannya mengaku sangat gembira, bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Irfendi Arbi. Dengan gaji sekarang, mereka mengaku bisa bekerja sebagai kepala jorong dengan lebih fokus.

“Saya benar-benar bersyukur dan berterimakasih kepada bapak Bupati Irfendi Arbi yang telah menaikan gaji kami menjadi dua kali lipat. Dengan gaji sekarang, kami sudah bisa bekerja secara penuh sebagai perangkat nagari,” ungkap Kepala Jorong  Simpang Tigo Nofrianto S.Pd. Kenagarian Sariek laweh pada tempat terpisah menjawab wartawan. setelah selesai acara TSR

Sebelumnya, lanjut Nofrianto , dengan gaji sebesar Rp900 ribu/bulan, ia harus bisa mencari tambahan penghasilan dari pekerjaan pokok untuk menutupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Sedangkan gaji sekarang sudah relatif bisa menutupi kebutuhan keluarganya dan ia hanya butuh usaha sampingan buat menambah pendapatan.

“Dengan gaji sekarang kami bisa lebih fokus bekerja sebagai perpanjangan tangan wali nagari pada masing-masing jorong. Sedangkan dengan gaji sebelumnya yang relatif kecil, mau tidak mau kami harus berusaha lain buat menutupi kebutuhan keluarga,” ungkap Nofrianto sembari mengakui dengan gaji sebelumnya yang kecil, jabatan kepala jorong lebih dekat dengan pengabdian.

Diakui Nofrianto, selama kepemimpinan Bupati Irfendi Arbi dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, perangkat nagari benar-benar mendapat perhatian serius. Tidak saja kesejahteraan kepala jorong, ia juga melihat rumah-rumah ibadah, MDTA, orang miskin, anak berprestasi dan lainnya juga mendapat perhatian bupati.

Namun Pada sesi tanya jawab Masyarakat Simpang Tigo dengan Bupati Irfendi Arbi banyak pertanyaan dan keluhan yang disampaikan kepada pucuk pimpinan luak limo puluah ini. Diantaranya adalah , Seorang guru Iespolinda mengeluhkan bahwa dijorong ini Belum adanya sekolah dasar. sementara anak dari jotong ini pergi sekolah kejorong tetangga nahkan ada yang ke nagari tetangga .

Kemudian dari Ketua bamus Jasmi loen Menyapaikan keluhan tentang keberadaan SMA 2 Akabiluru yang sekarang jadi filial dari SMK guguk .hal ini lantaran belum tersedianya murid pada tahun sebelunya sehingga atas kesepakatan Komite sekolah dengan pihak dinas pendidikan untuk dijadikan SMK porduksi Pertanian .

Namun seiring dengan telah pindahnya wewenang pengelolaan SLTA ke tingkat propinsi situasinya Makin rumit lantaran pihak Propinsi sampai saat ini bangunan di jorong simapang tigo adalah bangaunan SMA 2 Akabiluru sehingga pihak SMK GUGUK pun sekarang sudah menarik lagi murid ke sekolah induk di kecamatan Guguk, mohon hal ini menjadi perhatian khusus perintah imbuh jasmi loen.

Mendengan persoalan yang memang cukup ruwet ini dengan spontan Bapati langsung menyatakan akan membuat tim khusus untuk memecahkan persoalan ini dengan syarat juga dibantu oleh anggota dewan yang berasal dari nagari sariek laweh ini yaitunya bapak Bahrul Edial.
           
Pada kesempatan kunjungan safari Ramadhan ke Masjid Baitussalam Jorong Simpang Tigo itu, bupati Irfendi juga menyerahkan bantuan dana bagi masjid sebesar Rp10 juta, serta bantuan paket higenis bagi lima orang lanjut usia, serta sejumlah Alquran bagi siswa. (Saiful datuak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here