Dua Kali Terobos Blokade Polisi, Terduga Pengedar Narkoba, Berhasil Kabur Melarikan Diri, di Pelelawan Riau

gambar warga terkena peluru rekoset

Sumbartime-Dua kali menerobos blokade, seorang terduga pengedar narkoba di kawasan Pelelawan, Riau, berhasil kabur melarikan diri, dari kejaran Satresnarkoba Polres Pelelawan, Jumat (2/02) sore.

Namun dari aksi penghadangan yang dilakukan aparat terhadap terduga pelaku pengedar narkoba, justru secara tidak sengaja makan korban. Seorang warga bernama Defriargo (44) yang melintas di lokasi penghadangan, terkena peluru pantulan dan menembus betis warga, hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Iklan

Atas insiden tak sengaja tersebut, Kapolres Pelelawan, AKBP Kaswandi Irwan, meminta maaf atas ketidak sengajaan tersebut. Menurutnya korban terkena peluru yang memantul dari ban mobil terduga pengedar narkoba. Di jelaskan, pihak keluarga korban berlapang hati dan memahami atas insiden tak sengaja tersebut.

Sementara itu, informasi yang berhasil dirangkum, kejadian bermula, saat aparat Satresnarkoba Polres Pelelawan, berencana akan menyergap seorang terduga pengedar yang sedang melakukan transaksi di kawasan Jalan Lintas Timur Kilometer 43, Desa Kiab Jaya Kecamatan Sei Kijang.

Namun upaya penyergapan itu gagal, diduga pelaku terlebih dahulu menyadari adanya petugas di sekitarnya, sehingga  kabur melarikan diri dengan mobilnya. Saat itu petugas sempat mencoba menghentikan aksi kabur pelaku dengan melakukan penghadangan.

Namun pelaku nekad dan menerobos blokade kendaraan aparat, selanjutnya melarikan diri ke arah Kota Pekanbaru, Riau.

Tak ingin kehilangan buruannya, aparat langsung mengontak petugas Yanmas Polsek agar melakukan penghadangan di depan Mapolsek. Namun lagi lagi, pelaku tetap nekad dan menerobos blokade petugas untuk yang kedua kalinya.

Bahkan saat itu, mobil pelaku sempat nyungsep masuk ke dalam parit, namun tetap berusaha untuk kabur. Petugas tak ingin kecolongan lagi, sempat melakukan tembakan peringatan ke udara, meminta pelaku untuk menyerah. Akan tetapi peringatan petugas dianggap angin lalu, dan tetap berusaha melarikan diri.

Saat itulah petugas mencoba menebak ban mobil pelaku dengan maksut ban tersebut menjadi kempes, namun nahas peluru yang mengenai ban tersebut justru rekoset dan memantul sehingga mengenai betis kaki warga yang saat itu sedang melintas di loaksi penghadangan.

Saat aparat berusaha menyelamatkan dan menolong warga yang terkena peluru mantul, pelaku untuk yang kedua kalinya berhasil kabur melarikan diri. (kr)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here