Dua Dari Tiga Jambret Asal Kinali Digulung Satreskrim Polres Agam

pengungkapan kasus jambret di Polres Agam

SUMBARTIME.COM-Dua dari tiga kawanan jambret yang telah 6 kali beraksi di kabupaten Agam, berhasil digulung polisi, Jumat (31/7).

Dalam siaran pers Polres Agam, Kapolres AKBP Dwi Nur Setiawan, Senin 3 Agustus 2020, menjelaskan pihaknya berhasil meringkus dua dari tiga kawanan jambret yang telah meresahkan warga.

Iklan

Adapun dua dari tiga tersebut masing masing berinisial AA (29) dan RK (22). Keduanya berasal dari Pasar Durian Kilangan, Jorong Langgam Kecamatan Kinali, Pasaman Barat. Keduanya ditangkap di kawasan Anak Air Duku, Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.

Sementara satu orang jambret lagi yang identitasnya telah dikantongi masih dalam buruan Reskrim Polres Agam, paparnya menjelaskan.

Diketahui tiga kawanan jambret tersebut sejak Juli 2020 telah melakukan aksi sebanyak 6 kali masing masing di Tanjung Mutiara dan Lubuk Basung. Ketiga jambret tersebut memiliki peran masing masing. AA berperan sebagai pengintai dan komado aksi. Selain itu yang bersangkutan juga merangkap orang yang mengamankan barag hasil rampasan.

Sementara RK dan satu kawanan yang masih buron bertugas sebagai pembawa motor dan eksekutor.

Adapun sasaran jambret mereka adalah barang barang korban seperti dompet, gadget, dan tas yang ditarok korban di saku motor.

Dalam menjalankan operandi mereka, yakni dengan cara mengintai dan mengikuti korban. Saat berada di kawasan yang cukup sepi, mereka melakukan kasi dengan memepet kendaraan korban dan langsung menyambar barang yang terletak di saku motor.

Saat dilakukan penangkapan terhadap dua kawanan jambret tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit motor yang diduga digunakan untuk beraksi, dompet milik korban, tas, serta beberap bilah senjata tajam.

Adapun uang hasil jambretan korban, berdasarkan pengakuan kedua tersangka, digunakan untuk berfoya foya dengan membeli barang haram berupa ganja dan sabu di daerah asal mereka, Kinali Pasaman Barat.

Saat ini keduanya sudah meringkuk di tahanan dan masih dilanjutkan proses pemeriksaan, papar Dwi Nur Setiawan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here