SUMBARTIME.COM-Dua begal dari segerombolan begal yang beraksi di Kota Padang ditangkap polisi usai melakukan aksi bandit jalanannya pada Minggu (27/12) dini hari sekira pukul 03.15 WIB, di Jalan Khatib Sulaiman, depan Mc Donald.
Kedua begal masing masing berinisial AR (20) dan RA (20) itu, diringkus Satreskrim Polresta Padang pada Senin 28 Desember 2020 siang, sekira pukul 13.00 WIB, di dua lokasi yang berbeda yakni di Rumah Makan Talago Lapai dan di daerah Ampang.
Kapolresta Padang AKBP Imran Amir melalui Kasatreskrim Kompol Rico Fernanda, Selasa 29 Desember 2020 menjelaskan keduanya ditangkap atas laporan korban Azhar Musadiq dengan nomor polisi LP/ 711 / B / XII / 2020 / RESTA SPKT UNIT I, tanggal 28 Desember 2020.
Adapun kronologi kejadian bermula dari korban (Azhar) duduk duduk bersama seorang temannya di depan Mc Donald Kawasan Khatib Sulaiman Padang. Saat itulah muncul gerombolan gank motor yang diduga sedang melakukan aksi pembegalan terhadap seorang pengendara sepeda motor.
Saat pengendara sepeda motor yang dibegal oleh gerombolan gank motor ketakutan dan kabur melarikan diri dengan meninggalkan motornya. Sementara motor miliknya mengalami rusak parah dihancurkan gerombolan gank tersebut.
Sementara itu korban dan temannya yang sedang duduk di depan Mc Donald sempat mengabadikan kejadian pembegalan itu memalaui video ponselnya. Namun peristiwa pembegalan itu diketahui oleh gerombolan gank motor tersebut sehingga korban dan temannya berusaha kabur dengan motornya.
Namun malangnya, usaha korban dan temannya untuk melarikan diri gagal ketika beberapa orang dari gerombolan yang dikomandoi oleh AR datang menghadang mereka dan mengalungkan sebilah samurai serta kelewang di leher keduanya.
Kontan saja saat itu korban (Azhar) menjadi bulan bulanan dikeroyok oleh gank begal tersebut. Walau sempat mintak ampun namun gerombolan begal tetap memukuli wajah serta tubuh korban hingga babak belur. Sementara itu, teman korban sempat menyelamatkan diri dengan lari masuk ke dalam Mc Donald.
Usai korban babak belur dihajar, motornya jenis Honda Beat langsung dibawa kabur oleh gerombolan begal tersebut. Selanjutnya korban langsung melaporkan peristiwa yang dia alami tersebut ke polisi beberapa saat kemudian.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung bergerak ke lapangan memburu para kawanan begal tersebut. Dari hasil informasi warga, salah satu pentolan gank begal tersebut berada di lapai, dan sejurus kemudian polisi langsung melakukan penangkapan.
Ketika di lokasi penangkapan, polisi melihat AR sedang menjadi juru parkir di rumah makan Talago Lapai. Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba kabur melarikan diri sehingga polisi terpaksa melumpuhkannya dengan di bedil sehingga sebutir peluru bersarang di bagian kakinya.
Saat dilakukan intrograsi, AR menunjukan lokasi keberadaan salah satu gerombolan gank yang ikut melakukan aksi begal yakni RA. Tak lama kemudian RA pun berhasil ditangkap dan mengakui segala perbuatannya.
Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolresta Padang bersama barang bukti samurai dan klewang, papar Rico menjelaskan. (dei)





















