SUMBARTIME.COM-Diwarnai aksi tembak tembakan, seorang pemilik narkoba jenis sabu seberat 1/5 kg tewas ditembak polisi di depan Mapolres Limapuluh Kota, Sabtu (7/9) pagi.
Pemilik sabu berinisial Y (35) asal Rumbai Pekanbaru, Riau tersebut tewas di dalam mobilnya setelah sebelumnya sempat terlibat kejar kejaran dan tembak tembakan dengan polisi. Sementara teman wanita pelaku inisial WH (27) seorang ibu rumah tangga asal Hangtuah Pekanbaru mengalami luka terserempet peluru.
Menurut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis, dengan di dampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Hendri Has, pelaku terduga pemilik sabu seberat 1/5 kg inisial Y asal Rumbai, Pekanbaru tewas tertembak di bagian leher serta tangan sebelah kiri. Terduga yang sebelumnya sempat menodongkan senjata api jenis TT 33 warna hitam ke arah petugas. Sudah diperingatkan untuk menyerah, namun dirinya tetap melakukan perlawanan dan berusaha kabur dari kepungan polisi dengan menabrakan mobilnya jenis Honda Jazz ke kendaraan milik warga lainnya.
Tak mengindahkan peringatan polisi yang juga telah melepaskan tembakan ke udara, pelaku yang bersama seorang wanita di atas kendaraannya tetap berusaha melakukan perlawanan sehingga terjadilah penembakan yang menewaskan terduga pelaku dan melukai teman wanitanya.Adapun kronologis kejadian berawal dari razia kelengkapan surat surat kendaraan yang dilakukan oleh Polsek Pngkalan pada Sabtu (7/9) pagi.
Saat itu ketika aparat dari Polsek Pangkalan menghentikan kendaraan terduga pemilik sabu tersebut. Namun saat itu terduga kabur dan sempat menodongkan senjata api kepada warga pemilik kendaraan lainnya. Melihat terduga kabur, aparat Polsek Pangkalan merasa curiga sehingga langsung mengontak Mapolres sehingga dilakukan penghadangan di depan Polres Limapuluh Kota.
Saat ini jenazah terduga pelaku sudah dibawa ke Rs. Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan otupsi, sementara teman wanitanya masih dalam kondisi perawatan dan setelah dilakukan tes urine, si wanita tersebut positif memakai narkoba, papar Haris Hadis mengatakan. (aa)





















