BUKITTINGGI – Di bawah tebing curam nan mempesona Ngarai Sianok, Selasa pagi (19/8/2025), Gema perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa riang penuh akrab.
Lapangan The Paparangan (TP) disulap menjadi arena penuh warna, dipadati ratusan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Aisiyah 1 Kota Bukittinggi beserta para wali murid.
Tahun ini, perayaan terasa lebih istimewa. Sebanyak 155 siswa-siswi unjuk kebolehan dalam berbagai penampilan, mulai dari pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, paduan suara merdu, hingga lomba kreativitas khas dunia kanak-kanak. Riuh tepuk tangan dan sorak semangat dari orang tua menambah meriah suasana.
Mama Yesi, salah seorang wali murid, mengaku bangga bisa ikut serta. “Perayaan HUT RI bukan hanya seremonial, tapi ajang kebersamaan. Anak-anak, orang tua, dan guru bersatu dalam semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bunda Kessy yang menilai momen ini sarat makna pendidikan karakter. “Anak-anak tampil luar biasa. Inilah harapan masa depan bangsa,” tuturnya penuh haru.
Kepala TK Aisiyah 1 Kota Bukittinggi, Marleni, mengapresiasi keberanian siswanya tampil percaya diri di depan banyak orang. “Mereka menunjukkan semangat luar biasa. Anak-anak belajar disiplin, kerja sama, sekaligus menumbuhkan cinta tanah air,” ucapnya.
Marleni menjelaskan, perayaan sengaja digelar pada 19 Agustus karena tanggal 17 Agustus jatuh pada hari Minggu, bertepatan dengan libur sekolah. “Kami memilih hari efektif agar anak-anak bisa merayakan bersama-sama,” jelasnya.
Ia berharap semangat yang dipupuk sejak dini ini bisa menjadi tradisi tahunan. “Keterlibatan sekolah dalam perayaan HUT RI penting untuk menanamkan nasionalisme sekaligus melestarikan budaya bangsa,” tutupnya.
Di antara panorama alam Ngarai Sianok yang megah, tawa ceria anak-anak berpadu dengan semangat kemerdekaan. Sebuah pengingat, bahwa generasi penerus bangsa sedang dipersiapkan, mulai dari panggung kecil di lereng Bukittinggi. (Alex.jr)



















