Deklerator KAMI Asal Payakumbuh Ditangkap Bareskrim Polri

Anton Permana Deklerator KAMI

SUMBARTIME.COM-Kepala Biro Penerangan Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiono, membenarkan telah mengamankan dan menangkap beberapa orang ktivis dan Deklerator Koalisi Aksi Menyelamatkan indonesia (KAMI).

Hal itu dikatakannya pada konfrensi Pers di Mabes Polri, Selasa (13/10). Menurutnya Polri telah menangkap delapan orang, cuitan serta dugaan hasutan terkait demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, ungkap Awi.

Iklan

Dalam penangkapan itu dua orang petinggi KAMI, yakni masing masing, Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat, ikut diamankan pada tanggal 13 Oktober 2020.

Selain mengamankan dua orang petinggi KAMI tersebut, polisi juga ikut menangkap para deklerator KAMI lainnya serta aktivis.

Namun saat konfrensi pers tersebut Brigjen Pol Awi Setiono, tidak menyebutkan secara rinci penyebab para deklerator serta aktifis itu ditangkap dengan mengatakan akan merilisnya nanti.

Sementara itu, Salah satu yang ikut diamankan adalah Anton Permana aktivis serta penulis, asal Payakumbuh Sumatera Barat.

Anton ditangkap pada tanggal 12 Oktober 2020, di kawasan Rawamangun Jakarta. Aktifis serta penulis ini tercatat pernah sebagai pengurus di Forum Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri ABRI (FKPPI) Kota Batam.

Selain itu, tokoh muda asal Payakumbuh Sumatera Barat tersebut juga memiliki serta menyadang gelar adat dengan panggilan Datuak Hitam.

Anton ditangkap diduga karena cuitannya di sosmed. Menurut tim kuasa hukumnya Ahmad Yani, seperti dikutip dari iNews.id, adalah soal tulisan” TNI ku Sayang TNI ku Malang” yang diunggah Deklerator KAMI Anton Permana di akun Facebooknya. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here