Sumbartime – Solok Selatan, 21 Januari 2024 – Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan per 11 Januari 2024 mengungkapkan bahwa hampir seluruh kecamatan di wilayah tersebut saat ini dilanda oleh bencana banjir dan longsor. Kondisi ini menyebabkan kerusakan signifikan dan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat.
Di Kecamatan KPGD, meluapnya sungai seperti Batang Suliti, Sungai Anak Lolo, Batang Sungai Rambun, dan Batang Sungai Kapur mengakibatkan kerusakan pada jalan kabupaten, rumah warga, serta area pertanian dan irigasi. Selain itu, bencana ini menimbulkan kerugian besar dan menyisakan pekerjaan rumah dalam memulihkan kondisi.
Kecamatan Sungai Pagu juga mengalami bencana banjir yang disebabkan oleh luapan sungai, menyebabkan amblasnya rabat beton, tembok penahan tebing, kerusakan rumah warga, dan lahan pertanian hancur. Dampak dari kejadian ini menciptakan tantangan tambahan bagi pihak berwenang dan masyarakat setempat.
Intensitas hujan tinggi di Kecamatan Pauh Duo mengurangi kestabilan tanah di lereng perbukitan dan jalan. Hal ini menyebabkan longsor, rusaknya saluran irigasi, jembatan yang amblas, serta kerugian signifikan pada sektor pertanian dan infrastruktur jalan.
Terakhir, Kecamatan Sangir dilanda banjir luapan Sungai Liki, menyebabkan bendungan irigasi tertimbun dan jebol, hilangnya jembatan gantung, dan pondasi yang rusak. Seluruh peristiwa ini menunjukkan eskalasi serius bencana di Solok Selatan.
Berdasarkan laporan ini, perlu perhatian dan langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait untuk mengatasi dampak bencana, merestorasi infrastruktur yang rusak, dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.(R)





















