Sumbartime.com,- Pasca terjadinya longsor dan banjir bandang di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, khususnya di desa-desa Ladang Laweh dan Sialang Tungkar, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, segera mengambil tindakan cepat.
Sebelumnya dilaporkan Dua rumah warga masing-masing di Jorong Padang kuniang Sikabu dan Jorong Batu Laweh Durian Teleng, Nagari Situjuah Gadang ,Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat dihantam banjir bandang
Selain dua unit rumah Warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota juga melaporkan, sejumlah area pertanian sawah milik warga juga terdampak banjir bandang yang dipicu tingginya intensitas hujan.
Bupati Safar, sapaan akrabnya, telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU), dan instansi-instansi terkait lainnya untuk memulai tanggap darurat selama tiga hari di daerah yang terdampak.
“Pada masa tanggap darurat ini, perlu juga dilakukan penilaian teknis untuk memahami mengapa longsor di Sialang terjadi berulang dan bagaimana kita dapat mencegah terjadinya longsor susulan di Ladang Laweh,” ujar Bupati Safar pada Minggu sore.
Bupati Safar, bersama tokoh muda masyarakat M Fajar Rillah Vesky dan Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Syamsul Mikar, mengunjungi lokasi bencana di Ladang Laweh dan Sialang. Mereka ditemani oleh pejabat dari BPBD, Dinas PU, dan pihak berwenang setempat.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir dikutip dari Vivanews.com mengungkapkan akan melakukan pendataan dan juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir bandang. Serta, membantu membersihkan sisa material yang menggenangi rumah warga. Tenda pengungsian juga sudah didirikan untuk warga yang terdampak.
“Kita tadi sudah evakuasi warga, membantu membersihkan material lumpur serta mendirikan tenda darurat. Untuk sementara, kondisi masih aman. Namun demikian, kita himbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di pinggiran sungai-sungai untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih hujan.”ujarnya (*)

















