Apes! Hendak Edarkan Narkoba Jenis Ganja Kering 11 Kg di Payakumbuh, Dua Pemuda ini Malah Kecelakaan

salah satu tersangka di tahanan Mapolres Bukittinggi

SUMBARTIME.COM-Apes benar nasib dua pemuda asal Payakumbuh ini. Usai mengalami kecelakaan, saat masih berada di ruangan IGD RSAM Kota Bukittinggi, malah ditangkap polisi.

Ternyata usut punya usut keduanya baru saja mengalami peristiwa kecelakaan saat membawa bungkusan narkoba jenis ganja kering sebanyak 2 paket bungkusan besar (setara 11 Kg).

Iklan

Peristiwa itu terjadi pada Senin (27/7) sekira pukul 11.30 WIB. Kedua pemuda asal Payakumbuh dan masing masing berinisial AM (24) dan OAP (19), mengalami kecelakaan di Jalan raya Medan Bukittinggi, tepatnya kawasan Palupuah, Agam.

Saat itu kedua pemuda tersebut dari Penyabungan Madian, Sumatera Utara hendak menuju Payakumbuh dengan menggunakan sepeda motor mengalami tabrakan dengan mobil Box di TKP. Akibatnya, inisial OAP mengalami patah kaki sebelah kiri, sementara AM hanya mengalami luka ringan saja.

Namun saat berada di IGD RSAM Bukittinggi, misi perjalanan kedua pemuda tersebut terbongkar. Ternyata keduanya yang baru saja mengalami kecelakaan sedang membawa narkoba jenis ganja kering sebanyak 11 kg dan diduag hendak diedarkan di Payakumbuh.

Hal itu diketahui berawal dari kecurigaan petugas RSAM yang merasa heran dan curiga dengan isi ransel milik kedua pemuda tersebut. Karena penasaran petugas itu mencoba membuka bungkusan dari isi ransel tersebut. Setelah dipastikan isinya adalah narkoba, selanjutnya secara diam diam petugas tersebut menghubungi aparat kepolisian Polres Bukittinggi.

Terpisah, hal itu dibenarkan oleh Wakapolres Bukittinggi Kompol Indra Sandy Purnama Sakti. Dalam gelaran jumpa pers di Mapolres Bukittinggi pada 28 Juli 2020 siang, dirinya membenarkan dan membeberkan pengungkapan jaringan bisnis narkoba jenis ganja kering tersebut.

Menurutnya, petugas RSAM yang curiga awalnya menghubungi pihak laka lantas dan melaporkan tentang adanya dua korban kecelakaan sedang dirawat. Sesampai di lokasi kepada polisi laka lantas, petugas tersebut memberitahukan jika kedua korban kecelakaan membawa narkoba di tas ranselnya.

Mendapatkan informasi tersebut anggota kepolisian lakalantas itu lalu menghubungi pihak Resnarkoba. Selanjutnya aparat langsung meluncur ke rumah sakit untuk melakukan penyelidikan. Benar saja, setelah diperiksa tas yang dibawa kedua korban kecelakaan tersebut berisi narkoba jenis ganja kering, aparat langsung mengamankan pelaku.

Karena salah seorang dari pelaku masih membutuhkan perawatan akibat patah kaki, maka dirinya tetap berada di rumah sakit dan mendapatkan penjagaan ketat dari polisi. Sementara inisial AM karena hanya mengalami luka ringan langsung digelandang ke Mapolres.

Saat ini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Dan satu dintaranya sudah mendekam di tahanan Mapolres bersama barang bukti serta masih dilakukan pengembangan kasus, papar Indra Sandi Purnama Sakti. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here