PADANG, Sumbartime.com — PT Indonesia Fintopia Technology atau Easycash bersama Asosiasi Fintech Indonesia memperkenalkan modul edukasi keuangan bertajuk MOJANG di Kota Padang, Sumatra Barat. Inisiatif tersebut digelar melalui dua program edukasi yang menyasar ratusan mahasiswa Universitas Andalas serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah demi menekan ketimpangan tingkat inklusi dengan literasi keuangan.
Program edukasi ini dilaksanakan dalam dua sesi terpisah, yaitu program Fintech UMKM Jalan Terus bagi penggiat usaha pada 4 November 2026 dan Indonesia Fintech Youth Community bagi mahasiswa pada 5 November 2026. Kedua kegiatan ini diikuti lebih dari 200 peserta untuk memberikan wawasan pengelolaan dana, mitigasi risiko pendanaan, hingga pemahaman legalitas platform digital.
Edukasi Kelola Kas Mahasiswa dan UMKM
Melalui modul MOJANG, mahasiswa diajarkan membedakan pinjaman legal dan ilegal, mengenali beban biaya, serta menerapkan metode alokasi pengeluaran 50-30-20. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas, Ilham, mengaku materi ini sangat membantu pengelolaan arus kas perantau. Sementara itu, pemilik UMKM Risol Cemilan Raja, Devi, menilai pelatihan ini memberi petunjuk terarah dalam memisahkan keuangan usaha dan pribadi.
Langkah penguatan literasi ini didasari data Otoritas Jasa Keuangan per Agustus 2026 yang mencatat inklusi keuangan Sumatra Barat mencapai 95,3 persen, namun literasi keuangannya baru 76,6 persen. Selisih 19 persen tersebut menjadi alasan pentingnya pemberian pemahaman finansial yang tepat agar masyarakat terhindar dari risiko gagal bayar serta mampu memanfaatkan akses pembiayaan secara produktif.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital
Director of External Engagement and Membership AFTECH, Abynprima Rizki, menegaskan bahwa generasi muda dan UMKM memegang peran penting dalam pertumbuhan ekonomi masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas pemerataan edukasi finansial. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Sumatra Barat tahun 2025, daerah ini memiliki 740.347 UMKM dengan mayoritas sebanyak 738.322 unit merupakan usaha skala mikro.
Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong terbentuknya kebiasaan finansial yang sehat di masyarakat. Secara nasional, penyaluran pembiayaan industri pinjaman daring ke sektor UMKM hingga Juni 2026 telah mencapai Rp35,12 triliun. Angka tersebut tumbuh 23,25 persen secara tahunan dan menyumbang 33,41 persen dari total penyaluran pembiayaan industri digital.






