Sumbartime – Polres Pariaman tengah memprioritaskan penyelidikan kasus kematian Aldelia, siswi SDN 10 di Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, yang meninggal akibat luka bakar saat mengikuti kegiatan gotong royong (Goro) di sekolahnya. Aldelia menghembuskan napas terakhir di RSUP M Djamil, Kota Padang, pada Selasa (21/5/2024). Wakapolres Pariaman, Kompol Jon Hendri, menyatakan laporan dari pihak keluarga korban telah diterima dan kasus ini kini dalam tahap penyelidikan.
Kasus kematian Aldelia menarik perhatian publik karena dinilai sebagai peristiwa menonjol. Wakapolres Kompol Jon Hendri menjelaskan bahwa laporan yang dibuat oleh keluarga korban telah diterima oleh unit PPA Satreskrim Polres Pariaman.
“Kasus ini akan kami kawal dan lakukan penyelidikan mendalam,” ujar Jon Hendri pada Senin (27/5/2024).
Keluarga Aldelia sebelumnya telah mendatangi Polres Pariaman untuk melaporkan kejadian ini, karena merasa tidak ada itikad baik dari pihak sekolah dan keluarga pelaku untuk menyelesaikan kasus ini secara adil. Media Madona, salah satu anggota keluarga Aldelia, menyatakan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab tetapi hanya datang setelah kasus ini viral untuk menawarkan perdamaian.
Wakapolres Jon Hendri berjanji bahwa pihaknya akan berusaha maksimal dalam penyelidikan ini demi keadilan bagi keluarga korban.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dan akan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan perkembangan hasil penyelidikan,” tegasnya.
Kasus ini menjadi sorotan utama di Polres Pariaman, yang berkomitmen untuk mengusut tuntas penyebab kematian Aldelia serta memastikan keadilan ditegakkan.(R)





















