Sampai sekarang wisatawan yang berkunjung ke Lereng Green View di Nagari Tanjuang Alai makin meningkat. Pengunjung dimanjakan dengan pemandangan Danau Singkarak serta bentangan alam Kabupaten Solok bagian Utara. Seluruh lekuk liuk garis danau seluas 11.200 hektar itu terlihat sangat jelas dari sini.
Sumbartime.com, Kabupaten Solok. — Tanah yang menjadi lokasi Lereng Green View di Nagari Tanjuang Alai Kecamatan X Koto Singkarak pernah bersengketa. Hal itu terjadi tahun 2021 dan selesai pada tanggal 14 maret 2024 dengan diputusnya perkara No.378 K/PDT/2024 oleh Mahkamah Agung, perkaranya terdaftar di Pengadilan Negeri Solok dengan Nomor Register 17/Pdt.G/2021/PN.Slk.
Masalahnya karena Sesko Saputra yang dipercaya menjadi Sekretaris Pokdarwis Lereng Green View menggugat pemilik tanah ke Pengadilan lantaran diduga ingkar janji atas kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Usut punya usut, ternyata penggugat hanyalah orang yang dipekerjakan di Lereng Green View itu. “Dia bukan pemilik, dia hanya pengelola. Namun, dia mengelola dengan tidak baik. Ingin menguasai sepenuhnya, tentu itu tidak bisa,”terang Firman, Kuasa Hukum Muhammad Rafdi dan Dwi Ariyanti.

“Dalam perkara itu keduanya adalah tergugat dan turut tergugat,”kata Firman.
Firman menerangkan, semula hubungan kliennya dengan penggugat terbilang adem, baik-baik saja. “Sebatas hubungan kerjasama dalam pengelolaan. Namun, pada akhirnya, penggugat merasa memiliki lalu menggugat klien kami, ya kami layani,”ucap Pengacara Muda yang terbilang cukup lantang di muka persidangan tersebut.
Awalnya, kata Firman, penggugat itu maunya jadi investor. Tapi, dalam perjalanannya tidak satupun penggugat membiayai Lereng Green View ini. Sebaliknya, penggugat sendiri yang bekerja dan mencari hidup di lokasi wisata milik kliennya. Ia menyesalkan tindakan penggugat yang merugikan kliennya.
“Karena ingin menguasai klien saya lalu mengusir penggugat dari Lereng Green View, kemudian penggugat mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan tapi sampai tahap akhir, penggugat kalah. Klien kami menang,”tambah Firman.
“Sesko Saputra bukan investor Lereng Green View, ia hanya orang yang dulu pernah dipekerjakan disana kemudian mau menguasai, pengen memiliki. Jelas tidak bisa, ketika klien saya mengusirnya, dia ngaku sebagai investor yang dirugikan. Tapi, hasilnya nihil. Dia kalah telak di Pengadilan sebagaimana perkara perdata No.17/Pdt.G/2021/PN.Slk. juncto Perkara Nomor 49/PDT/2022/PT.PDG juncto Perkara No. 378 K/PDT/2024.
Dia mengingatkan bahwa sampai saat ini objek wisata Lereng Green View yang mana keindahan danau singkarak terlihat dari ketinggian tetap beroperasi di Tanjuang Alai. Banyak pengunjung setiap hari berdatangan ke tempat wisata ini dan pengunjung di layani denganpun dengan sangat baik. “Soal perkara hukum, itu sudah selesai. Semuanya baik-baik saja. Kita sudah menang dan tidak perlu diragukan lagi, putusan juga sudah keluar,”cetus dia.
Menangnya Muhammad Rafdi dkk di Pengadilan membuktikan bahwa Pemilik Lereng Green View tidak melakukan ingkar janji.
Sekilas Tentang Lereng Green View di Tanjung Alai
Lereng Green View yang terletak di lereng bukit di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok merupakan salah satu destinasi wisata baru yang menawarkan keindahan dan eksotisme danau Singkarak dari ketinggian tanpa ada hambatan apapun.
Dengan lokasi yang berada di tengah hamparan pegunungan dan perbukitan, bentangan alam khususnya Solok bagian utara, danau Singkarak, hingga selatan Kabupaten Tanah Datar terlihat jelas dari bukit tersebut, bahkan danau Singkarak yang berada persis di bawahnya bisa dinikmati secara keseluruhan. Seluruh lekuk liuk garis danau seluas 11.200 hektar itu terlihat sangat jelas.
Suasana akan semakin indah jika dinikmati sebelum matahari terbenam. Sensasi melihat sunset atau matahari tenggelam di Lereng Green View tak kalah eksotis dari suasana sunset di tepi pantai. Eksotisme itu begitu kental saat cahaya matahari menjadi jingga menyembul di balik bukit barisan yang di depannya terhampar danau Singkarak dan gemerlap Solok utara serta Tanah Datar bagian selatan seluas mata memandang.
Tak kalah indahnya, suasana di malam hari juga memberikan sensasi yang berbeda yang mana Lereng Green View kerap menjadi tempat camping atau berkemah ideal bagi pengunjung. Jika malam cerah, ribuan bintang di langit malam seolah mempertegas keindahan danau, apalagi dengan kelap-kelip lampu kawasan pemukiman yang berjejer di sepanjang garis danau.(*)





















