Sumbartime – Seorang pelajar SMK di Kota Padang menjadi korban serangan menggunakan celurit ketika berada di sebuah warung dekat sekolahnya. Pembacokan tersebut diduga dilakukan oleh pelajar dari sekolah lain.
Peristiwa tragis ini terekam oleh kamera CCTV di gerbang sekolah, yang terletak di SMK Negeri 5 Kota Padang, Jalan Beringin Nomor 4, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Dalam rekaman tersebut, dua sepeda motor tiba di persimpangan di dekat gerbang sekolah, dan salah satu pelajar turun dari sepeda motor tersebut. Sayangnya, aksi pembacokan tidak terekam oleh kamera.
Seorang guru di sekolah tersebut reaksi panik dan berlari masuk ke dalam halaman sekolah saat peristiwa berlangsung.
Setelah melakukan serangan, pelajar yang membacok korban kabur dengan sepeda motor. Meskipun ada upaya pengejaran, salah satu pelaku terjatuh dalam proses tersebut. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat, 6 Oktober 2023, sekitar pukul 09.00 WIB, ketika korban datang ke warung untuk membeli rokok. Korban kemudian dilarikan ke klinik terdekat.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra. Mengungkapkan Pihak kepolisian telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam pembacokan ini berdasarkan rekaman CCTV sekolah.
Kami mendapatkan rekaman CCTV sekolah. Kami telusuri, kami dapatkan satu orang ABH (anak berhadapan dengan hukum) yang memboncengi pelaku (penusukan). Kemudian dari pengembangan ABH ini, kami dapatkan empat orang ABH lainnya,” kata Kasat.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku utama pembacokan dan terus melakukan penyelidikan
untuk mengetahui motif di balik serangan ini. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelaku bisa dimintai pertanggungjawaban perbuatannya.
“Sementara dari kelima ABH ini kami mintai keterangan sebagai saksi. Untuk pelaku, ABH yang pelaku utamanya, masih dalam pengejaran,” tambah Dedy.





















