Sumbartime.com,- Dua nelayan dilaporkan terjebak di tengah laut karena mesin kapal mati akibat badai berhasil, Kedua nelayan ini berasal dari Pantai Purus Kota Padang dan telah menghadapi kondisi terombang-ambing dalam kapal mereka di tengah laut yang gelap dan ganas.
Kondisi kedua nelayan teresbut berdasarkan info dari Tim SAR Basarnas Kota Padang Alhamdulillah berhasil dievakuasi oleh Tim Search and Rescue (SAR) Kota Padang.
Meskipun kapal mereka terombang-ambing di perairan Pulau Pisang, Padang dengan jarak sekitar 10 mil dari tepi pantai, tim SAR tetap berhasil menarik kapal tersebut menuju Muaro Lasa, Kelurahan Purus, Padang.
Kepala Kantor SAR (Kansar) Padang, Dolfi Rio Toly, menegaskan bahwa keselamatan nelayan selalu menjadi prioritas utama.
Keberhasilan evakuasi ini tidak hanya berkat usaha tim SAR, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, dan menjadi pengingat bagi semua nelayan tentang pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi kondisi laut yang berubah-ubah, terutama dalam cuaca ekstrem seperti badai.
Semua pihak diingatkan untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat membahayakan keselamatan para nelayan di laut, serta pentingnya kerja sama dalam menghadapi situasi darurat semacam ini.
“Kami menggerakkan lima anggota Basarnas untuk melaksanakan evakuasi terhadap kedua nelayan serta kapalnya,” tambah Tim SAR Basarnas Padang Ikhlas.(*)





















