Kota Solok.sumbartime – Pada awalnya kota Solok hanyalah sebuah nagari. Namun berkat upaya seluruh tokoh dan para perantau, yang saling bahu membahu, maka tepatnya pada 16 Desember 1970 nagari itu diresmikan dan berubah nama menjadi daerah tingkat II Kota Madya Solok.
” Itu adalah perjuangan yang sangat luar biasa, sehingga tepatnya setiap 16 Desember, diperingati sebagai hari jadi kota Solok ” ungkap H.Nurnisma, dalam sidang paripurna dalam rangka memperingati HUT kota Solok ke – 52, Jum’at, 16 Desember 2022, di Gedung Kubung Tigo Baleh Solok.
Saat memimpin sidang paripurna itu, Hj.Nurnisma didampingi oleh wakil ketua Efriyon Coneng dan Bayu Karisma. Sidang dihadiri oleh seluruh anggota legislatif setempat, serta oleh walikota dan wakil walikota Solok, beserta seluruh jajarannya.
Turut hadir dalam resepsi itu wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, walikota dan bupati se Sumatera Barat, ketua DPRD dan Forkompimda se Sumatera Barat, para tokoh adat dan agama, serta para pendiri kota Solok yang pada umumnya diwakili oleh ahliwarisnya.
Hj.Nurnisma menerangkan, lahirnya kota Solok bersamaan dengan kota Payakumbuh. Kota Solok sampai saat ini, masih terdiri atas dua kecamatan dan tiga belas kelurahan yang diantaranya dibatasi oleh bentangan aliran sungai Batang Lembang yang melintas dipusat kota Solok.
Dikatakannya, filosofi pentingnya sebuah hari jadi adalah untuk mengenang masa lalu, dan dijadikan motifasi untuk berkreasi dan berinovasi dalam mengisi dan melanjutkan perjuangan pendiri kota Solok tersebut.
” Jadikan HUT kota ini sebagai momentum intropeksi diri dan evaluasi untuk peningkatan kedepan, sehingga tegaknya prinsip Good Local Governance
dalam menyelengarakan pemerintahan ” harapan Hj.Nurnisma.
Ketua DPRD mengatakan, sejak berdiri pada 1970 silam, kota Solok telah dipimpin oleh 11 kepala daerah. Mulai dari bapak Hasan Basri, sampai pada H.Zul Elfian Umar dan Dr.Ramashani Kirana Putra sebagai wakilnya.
Dan hingga saat ini, tambah Hj.Nurnisma, kota Solok telah mengalami perubahan yang siknifikan, sehingga dapat sejajar dengan 18 daerah tingkat dua lainnya yang ada di Sumatera Barat.
Namun untuk kemajuan lebih lanjut, dibutuhkan sinergitas antara seluruh komponen pemerintahan daerah, serta peranserta masayarakat, hingga tercapainya cita cita nasional yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
Mengakhiri paparannya, Hj.Nurnisma mengaturkan ucapan terimakasih terutama kepada pendiri kota Solok, diharapkannya, usaha dan jasa, serta sumbangan Dharma Bakti yang diberikan, menjadi amal Sholeh dan mendapatkan balasan yang berlipat ganda.
Dari liputan media ini, sidamg paripurna dalam rangka memperingati HUT kota Solok ke – 52 itu, diakhiri dengan pemotongan kue oleh ketua DPRD kota Solok, bersama walikota Solok, berserta seluruh pemangku jabatan yang ada dilingkup Provinsi Sumatera Barat.** Gia





















