Sumbartime.com,- Paguyuban Ikatan Keluarga Muslim Saroha (IKMS) Kota Bukittinggi ikut memeriahkan Gelaran Pedati ke 12 dan HUT kota Bukittinggi ke 238. Acara itu dilaksanakan dari tanggal 15 – 31 Desember 2022.
Gelaran pesta rakyat (pedati) merupakan ajang bergengsi dan
silaturahmi bagi grup kesenian tradisional IKMS yang ada di kota Bukittinggi.
Berlokasi di pelataran Jam Gadang kota itu, IKMS Bukittinggi menampilkan beberapa tarian Khas Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara.
Ketua IKMS Bukittinggi Drs M. Yunus Lubis yang diwakili oleh wakilnya Dr. Pendi Hasibuan, S Ag menyampaikan, ada 4 tarian khas yang kami tampilkan sekarang. Tari Endeng-Endeng merupakan tarian untuk penyambutan.
Ada juga tarian Tor-Tor yang merupakan ciri khas Tapanuli Selatan, bukan budaya diluar Tapanuli Selatan. Untuk diketahui ada tor-tor Batak, tor-tor Karo dan tor-tor Tapanuli Selatan kesemuanya itu beda. Kata Pendi.
Tarian Salak-Salak Sibakua juga ditampilkan, begitu kentalnya buah salak di Padang Sidempuan maka dibentuklah tarian tersebut. Orang Batak terkenal dengan marga nya ada Hasibuan, Siregar, Arahab dan sebagainya.
Tarian Tubuni Marga merupakan tarian yang mencerminkan marga yang ada di Tapanuli Selatan, ini merupakan kekompakan marga itu sendiri, Hasibuan dengan Siregar, Siregar dengan Harahap dan sebagainya.
Mengikuti perkembangan zaman baju-baju yang di pakai atau yang ditampilkan baik tarian tor-tor dan kreasi atau yang sebagainya sudah baju biasa bukan lagi baju Adat. Ucap Pendi yang juga selaku dosen di UIN Kota Bukittinggi mengajar ilmu fiqih dan unsur fiqih.
“Tujuan kami mengikuti acara Pedati ini, karena ingin melestarikan budaya kami pada generasi muda dan turut memeriahkan Pedati ke 12 dan HUT kota ke 238 yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bukittinggi,” ujarnya.
Paguyuban IKMS kota Bukittinggi, kami sudah mempunyai SK dari Menkumham. Sekretariat berlokasi di jl Ipuh-Mandiangin Kota Bukittinggi.
Akhir penampilan IKMS mereka juga menyanyikan lagu “Anak Medan” lagu yang fenomenal baik nasional maupun internasional dan membuat seluruh pengunjung bergoyang di jantung kota itu.
(alex)




















