• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Cerbung

TIKAM SAMURAI 188

Sumbar Time by Sumbar Time
21 Agustus 2021
in Cerbung, Tikam Samurai
A A
0
0
SHARES
156
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-“Anda,pastilah dalam masa cuti,letnan..”katanya.
“Ya,cuti tahunan,sebulan.Masih tersisa sepekan lagi…”
“Anda tidak mendapat panggilan?”
“Panggilan?Dari mana…”

ADVERTISEMENT

“Jika anda tidak keberatan,anda bisa menelpon kemarkas Anda,Letnan.Anggota kepolisian yang cutinya sementara.Presiden Kennedy akan berkunjung kesini..”
Angela segera menuju ketelepon.Memutar nomor markasnya.
“Hallo..”
“Yes,Mam.Markas Polisi Dallas Utara disini,dengan sersan..”
“Hofner..”potong Angela.

ADVERTISEMENT

“Yes Mam..Anda..hei!Anda pastilah Letnan Angela!Dimana Anda Letnan?Markas telah menelpon apartemen anda puluhan kali,tapi tak ada sahutan.Kata petugas disana,anda nampaknya mendapatkan kesulitan.Kami sudah menyebar anggota,namun jejak anda tak kami temukan. Cuti anda,termasuk semua cuti polisi Dallas di batalkan.Anda tahu Presiden akan kemari bukan?Dan..”

“Ya,ya..Saya tahu Hofner.Kini berhentilah bicara.sekarang jelaskan,kemana saya harus melapor dan apakah ada nomor kode buat saya…”
“Ya,sebentar Letnan.Saya bisa hubungkan anda dengan Inspektu Noris,Anda ingat bukan?dia baru dipindahkan lagi kekota ini setelah dua tahun di New york.Dia..”Angela merasa detak jantungnya mengencang mendengar nama Noris disebutkan.

BacaJuga

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021

“Halo..halo..,Angela..Anda masih disana?”Terdengar suara memanggilnya dari telepon,bukan sersan tadi.Lama Angela terdiam.
“Ya,saya masih disini Inspektur…!”
“Angela,senang mendengar suara mu kembali.Hei,ada kesulitan?”
“Tidak,Inpsektur..”

“Angela,kemana saja kamu hampir sebulan ini?Jejakmu lenyap sama sekali.Kami sangat mengkhawatirkanmu….”Angela tidak berusaha menjelaskan. Dia diam.
“Angela,kamu masih disana?”
“Ya.Inspektur…”

“Baiklah,barangkali suasananya kurang memungkinkan untuk bicara panjang lebar lewat telepon.Saya akan jemput engkau sekarang.Dimana Engkau kini?”

“Tidak,saya tak perlu dijemput.Saya ingin tahu kemana saya harus melaporkan diri,wilayah tugas dan nomor kode saya…”
“Baiklah…”Inspektur itu segera memberikan arahan dan rincian yang diminta angela.Setelah rincian itu dia terima kemudian meletakkan telepon.

“Anda membawa senjata api?”anggota FBI itu bertanya pada Angela.
Angela mengangguk dan menyerahkan pistolnya pada mereka.Kedua anggota FBI itu mencatat nomor dan suratnya.Kemudian menyerahkannya kembali.

ADVERTISEMENT

“Anda Tuan,apakah anda mempunyai senjata api?”pertanyaan yang diajukan pada si Bungsu itu,dijawab gelengan oleh si BUngsu.
“Anda masih berada disini dalam dua hari ini?”
“Saya tak bisa memastikannya….”

“Baiklah,tapi kalau kami boleh menyarankan,tetaplah disini dalam dua hari ini, agar memudahkan checking…”si Bungsu tak menjawab.Anggota FBI itu menoleh pada Angela.
“Letnan,jalur jalan ini akan dilewati oleh Presiden dua hari lagi.Anda mengerti apa yang kami maksud,bukan?”

Angela mengangguk.Kemudian kedua petugas itu memeriksa senjata milik Pipa Panjang.Dia jelas tak memiliki izin memegang senjata itu.Namun Angela memberikan jaminan.Petugas FBI itu hanya tinggal mencatat nomor dan jenis senjata genggam itu.

Kemudian mereka pamit.Sepanjang malam itu,secara maraton sejak sepekan yang lalu,para petugas FBI ini,dalam jumlah yang sulit diperkirakan,telah mengetuk ribuan pintu rumah.Telah memeriksa ratusa ribu orang,mendatangi banyak sekali gedung-gedung.

Setelah petugas itu pergi,Angela tak segera berbaring.Demikian juga si Bungsu. Angela duduk dikursi,mengisap rokok dan dia tampak gelisah.Si Bungsu melihat hal itu.

“Nampaknya kota ini tengah dipersiapkan benar untuk menyambut Presidenmu, Angela….”kata si Bungsu perlahan.Angela menolehkan kepala, kemudian mengisap rokoknya.

“Maksudmu,Presidenmu itu?”
“Ya,Dahulu dia sudah berniat datang,dan setelah dibicarakan,disarankan untuk membatalkan kedatangannya waktu itu.Kota ini adalah kota yang paling keras, kota para bandit di seluruh Amerika.Kota ini adalah kota yang kalah dalam perang saudara dahulu.Texas adalah daerah selatan yang dikalahkan.Disini berdiam para tuan dan budak-budak yang masih merasakan pedihnya kalah dan penghapusan perbudakan….”

“Apakah kedatangannya dibatalkan…?”
“Dahulu ya.Ternyata kini dia datang lagi.Dan seluruh aparat keamanan harus memeras keringat mengawasi para pembunuh di sepanjang jalan,di persimpangan,di pohon,di kamar-kamar gedung yang tersembunyi.

Siapa yang bisa mengawasi jutaan manusia di kota ini?Tak ada cara yang efektif.Bahkan kalau pun dia datang dengan berbaju besi sekalipun.kemungkinan untuk terbunuh tetap saja ada.Jika itu terjadi,polisi Dallas akan dicatat dalam lembaran hitam sejarah…”

“Kenapa tak suruh batalkan lagi?”
“Seingat saya,Kepala polisi Dallas telah menyarankan untuk membatalkan atau meenunda kedatangan itu…”
“Lalu kenapa kini dia datang juga?”
“Ini barangkali soal prestise...”
“prestise?”

“Ya,Walikota Dallas dan Gubernur Negara Bagian Texas pastilah tak mau malu muka,menolak kunjungan presiden sampai dua kali.Mereka pastilah menjamin bahwa mereka bisa mengamankan kunjungan ini…”
“Kalau aparat keamanan tak menyanggupi keamanan,apakah walikota dan gubernur masih ngotot…?”

Kemungkinan FBI atau CIA juga menyatakan aman,hingga kunjungan ini dilanjutkan..”
“FBI,CIA,apa itu?”

“Kalau kau mau membacanya dalam buku-buku,kau akan menemukan dua kata itu banyak sekali di pustaka di seberang sana.Seperti dulu kau membaca tentang ku klux klan.

Namun sebagai garis besarnya dapatku jelaskan,bahwa FBI adalah satuan intelijen dalam negeri amerika.Sementara CIA adalah pasukan atau badan intelijen Amerika untuk masalah-masalah luar negeri..”
“Kalau begitu,dimana kedudukan polisi Dallas seperti kamu?apakah di bawah FBI?”

“Tidak,di Amerika.ditiap negara bagian ad polisi tersendiri yang menangani kasus-kasus lokal.Pakaian seragamnya juga berbeda di tiap negara bagian yang lain.Tapi polisi Dallas atau Texas.Tak bisa memburu penjahat sampai ke new york atau negara bagian lainnya.

Jika terjadi kejahatan sampai antar negara bagian,maka wewenangnya jatuh ke FBI untuk menanganinya.Jika kejahatannya antar negara,maka CIA lah yang menanganinya.Itulah secara garis besar tugas dan wewenang Polisi,FBI dan CIA…”

Si Bungsu membaringkan tubuhnya di tempat tidur.Matanya menatap loteng, namun sesekali mencuri pandang pada Angela yang masih saja duduk dengan gelisah. Dia punya firasat,kegelisan gadis itu erat kaitannya dengan Inspektur yang tadi berbicara dengannya di telpon.Kalau dia tak salah dengar,inspektur itu bernama Noris. Seperti ada benang yang mengikat kedua orang ini dahulunya,kemudian benang itu putus dan kini..si Bungsu memejamkan mata. Berusaha untuk melupakan dan tidur.

Namun matanya tak mau di pejamkan.Pikirannya menerawang dan pidah dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya.Kennedy atau siapapun presiden akan datang ke Dallas ini bukanlah urusannya.Lalu dia teringat Michiko.

Sedang mengapa dia kini?Perempuan itu tengah hamil.Dia teringat kemewahan yang di berikan macKenzie kepada Michiko,yang mungkin tak didapat gadis itu darinya.

Sekolahnya hanya tamat sekolah rakyat.Kini dia berada di Dallas.Alangkah banyaknya keajaban yang terjadi di permukaan bumi ini.Kalau dulu jepang tak menjajah,negerinya akan terus menerus dijajah Belanda.Kalau Jepang tak datang,Ayah,Ibu dan kakaknya pasti masih hidup.Mereka tentu hidup tentram di kampung.Bersawah,berladang atau manggaleh.

Kakaknya tentu menikah dengan Syarif yang pedagang itu,atau dengan Muslim, guru mengaji di kampung mereka dulu.Kalau Jepang tak datang,tidak terjadi huru-hara yang membunuh seluruh keluarganya,telah jadi apakah dia?Dengan hanya ijazah Sekolah Rakyat dan kemahiran berjudi, apakah dia jadi orang kaya atau meringkuk dalam penjara?
lamunannya terputus,ketika dia rasakan seseorang berbaring disisinya.

Dia pura-pura memejamkan mata.Bau harum dari tubuh Angela yang kini tengah membentang selimut menyelusup kehidungnya.Gadis itu menutupkan selimut ke tubuh mereka berdua,kemudian rasakan gadis itu memeluknya dengan lembut.

“Engkau beelum tidur bukan?”bisik gadis itu.
Si Bungsu membuka mata,kembali menatap ke loteng.Angela melihatnya, kemudian memejamkan mata.Mengangkat kepala dan merebahkannya didada si Bungsu.Tangannya memain-mainkan ujung kimono di bahagian leher si Bungsu.

“Engakau gelisah Angela?”gadis itu tak menyahut.
“Engkau gelisah bukan karena kedatangan presidenmu itu bukan?”Angela masih diam.
“Engkau gelisah karena Noris..”

Si Bungsu dapat merasakan betapa degup jantung gadis itu mengencang.Angela mengangkat kepala.menatap wajah si Bungsu.si Bungsu juga menatapnya. Kemudian meletakkan lagi wajahnya didada lelaki dari Indonesia itu.

“Bungsu…”
“Ya…”
“Jauhkah Indonesia itu?”
“Jauh…”
“Disana,tentu engkau punya sanak famili bukan?”
“Tak seorangpun..”
“Masa..?”

“Ya,semua sudah punah..”
“Kalau begitu,engkau masih kenal orang-orang sekampung..”
“Juga tidak.Aku adalah lelaki yang terbuang dari kampungku..”
“Masa?”

“Ya.Dulu aku adalah seorang anak lelaki yang senang berjudi.Kau sudah lihat bagaimana aku main rolet beberapa waktu yang lalu bukan?kemahiran itu aku bawa dari kecil.

Dikampungku,anak sebaya masa waktu itu,haruslah pandai mengaji, bersilat dan patuh pada orang tua.kesemua keharusan itu tak satupun yang aku miliki.Aku tak pandai mengaji,karena malas kesurau untuk belajar.aku bisa sembahyang tapi malas melakukannya,karena saat itu tak melihat manfaatnya.Aku juga tak patuhpada orang tuaku,Karena aku memang di lahirkan sebagai anak pendurhaka.Dan sebab itulah aku dibenci orang kampungku…”

“Tak ada niatmu untuk pulang?”
“Ah,soal pulang,siapapun tentu suatu saat ingin kembali ketanah tumpahnya. Setinggi-tinggi bangau terbang,suratnya kekubang jua….”
“Apa artinya itu?”
“Sejauh-jauh orang merantau,pastilah suatu saat pulang ke asalnya..”
“Bagaimana,kalau dia mati di rantau?”

“Dimana pun dia mati,dia pasti kekampung asalnya.Bukankah kampung semua kita ada dua.Di dunia adalah kampung dimana ayah dan ibu kita berasal.Kampung asal kita sendiri adalah akhirat.Tempat itu adalah kampung semua umat.Semua umat yang ada di dunia ini adalah perantau,yang suatu saat harus kembali ke kampung asal.

Tentang kampungku,tentu aku ingin pulang.kalaupun aku tak bisa pulang ke Situjuh ladang Laweh,karena disana tak seorangpun mau menerimaku.Maka aku bisa tinggal di payakumbuh,atau bisa di Bukittinggi,di jakarta,bisa dimana saja karena Indonesia itu sangat luas dan negara itu adalah kampungku..”
Sepi seaat.

Angela masih meletakkan kepalanya.di dada si Bungsu.
“Indonesia,apakah jauh dari Jepang?”
“Apakah kalian tak pernah menemukan negeriku itu di pelajaran sekolah?”
“Tidak,maaf. Mungkin negerimu terlalu kecil Bungsu.Kecil dan mungkin tak terlalu penting,sehingga guru-guru kami merasa tak perlu untuk memberikan pelajaran di sekolah.

Kami hanya mengenal Jepang dan Philipina di kawasan laut pasifik.Jepang,karena telah membom pearl Harbor..”
“Negeriku tak jauh dari Jepang,hanya berbatas dengan laut kecil dengan Philipina.Juga dijajah jepang swelama Tiga tahunan,bersama-sama philipina..”
Sepi.

Malam makin larut.Dan dalam keadaan demikian,kepala angela di dada si Bungsu dan tangan si Bungsu memeluk Angela,kedua mereka tertidur karena lelah.Dikamar yang terletak di depan kamar mereka,Pipa Panjang berbaring di tempat tidurnya,Matanya terpejam,namun pendengarannya dia pasang baik-baik.Setiap yang bergerak diluar kamarnya dia ikuti dengan seksama. Bersambung…

ADVERTISEMENT
Previous Post

Masyarakat Guguak Dukung SAFARI

Next Post

Satu Motor Terbakar Habis di Jalan Lintas Bukittinggi Payakumbuh

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Cerbung

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 257

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 256

22 Agustus 2021
Next Post
Satu Motor Terbakar Habis di Jalan Lintas Bukittinggi Payakumbuh

Satu Motor Terbakar Habis di Jalan Lintas Bukittinggi Payakumbuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

12 Mei 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026
Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

6 Mei 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026

Berita Terbaru

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

12 Mei 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026
Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

6 Mei 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.