SUMBARTIME.COM-Tidak terima rekannya mendapatkan dugaan perlakuan penganiayaan, ratusan driver ojek online (ojol) di Kota Pekanbaru, menyerbu rumah seorang pemuda berinisial AP (26) di kawasan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Sabtu (4/7) malam.
Ratusan driver tersebut dengan emosi langsung melempari rumah AP dengan batu serta potongan kayu sehingga kaca bagian depan rumah serta kaca spion mobil jenis Pajero Sport yang terparkir mengalami keusakan.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 19.00 WIB. Ratusan driver ojol itu marah akibat melihat rekaman video rekannya yang ditendang oleh AP pada siang harinya di jalan Kereta Api, Kelurahan Tangkerang, Marpoyan Damai.
Beruntung aparat kepolisian segera cepatdatang ke lokasi serta mengamankan AP dan di evakuasi ke Mapolresta Pekanbaru. Namun karena masih emosi, ratusan driver ojol pun langsung beramai ramai mendatangi Mapolresta meminta pihak Kepolisian untuk menindak pelaku yang sudah berbuat kekerasan terhadap rekan mereka.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, turun langsung menenangkan massa driver ojol. Dia berjanji kejadian dugaan penganiayaan terhadap salah satu driver yang terjadi pada Siang hari akan di usut dan diperiksa. Jika terbukti AP bersalah akan diproses hukum yang berlaku ujarnya.
Sementara itu, motif dari AP yang diduga melakukan kekerasan fisik dan penganiayaan terhadap salah satu driver ojol yang diketahui bernama Mulyadi (43) belum diketahui secara pasti.
Aksi tendangan kungfu yang dilakukan AP terhadap korban sempat direkam serta divideokan dengan durasi 20 detik oleh warga sehingga menjadi viral di sosmed.
Namun dari informasi serta cerita salah satu Driver Ojol bernama Wandi (34) menyebutkan, jika korban (driver) terlibat cekcok di jalanan dengan pelaku. Persoalan hanya masalah sepele, tuturnya. Saat itu korban yang berada di jalan raya, tiba tiba berhenti ke pinggir karena menghindari seorang ibu ibu yang hendak menyeberang.
Di saat yang sama pelaku yang membawa mobil dan berada di belakang korban diduga marah serta mengklason korban. Korban pun sepat membalas klason mobil pelaku sehingga pelaku emosi dan langsung turun dari mobilnya mennghampiri korban.
Sambil marah marah tetiba pelaku langsung menendang korban hingga korban jatuh terjengkal ke aspal. Selanjutnya pelaku pergi begitu saja sambil mencai maki korban, papar Wandi menerangkan. (kr)





















