SUMBARTIME.COM-Entah apa masalah yang di hadapi oleh seoang wanita muda bernisial AAT (22) warga Kelurahan Parit Rantang, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh ini, dirinya nekad melakukan usaha percobaan bunuh diri di Jembatan Ratapan Ibuh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/7) sekira pukul 19.00 WIB malam. Korban nekad meloncat dari atas jembatan ke bawah aliran Batang Agam. Beruntung aksi nekad korban diketahui warga, sehingga usaha nekadnya tersebut diselamatkan oleh beberapa warga.
Korban diduga mengalami patah kaki dan segera di larikan ke UGD Rumah Sakit Adnan Wd Payakumbuh untuk mendapati perawatan.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, menurut salah satu saksi mata dari pasangan suami istri (pasutri) Ahmad dan Susi yang ketika peristiwa sebelum terjadi korban sempat meminta tolong kepada mereka.
Menurut Pasutri itu, sesaat sebelum kejadian korban sempat meminjam ponsel mereka untuk menelepon. Menurut pengakuan korban kepada saksi, dirinya hendak menelepon orang tuanya. Tanpa merasa curiga pasutri itu meminjamkan ponselnya kepada korban.
Namun saksi tidak mengetahui persis percakapan korban dengan seseorang tersebut. Tidak lama kemudian, korban mengembalikan ponsel saksi dan selanjutnya melangkah menuju jembatan Ratapan Ibu.
Saat itu saksi belum menyadari apa yang akan dilakukan oleh korban. Namun beberapa saat kemudian mereka kaget melihat korban nekad terjun dari atas jembatan menuju aliran Batang Agam. Melihat kejadian itu, saksi yang bernama Ahmad segera melakukan tindakan penolongan dengan ikut terjun ke dalam aliran Batang Agam bersama warga lainnya untuk menyelamatkan korban.
Hal yang sama juga dikatakan oleh saksi lainnya, bernama Dafa. Tuturnya ketika melihat korban terjun dan jatuh terbawa arus, bersama warga lain ikut terjun menyelamatkan korban. Menurutnya saat itu korban tidak bisa berenang dan diduga mengalami bagian tubuh yang patah akibat terjun dari atas jembatan.
Selanjutnya, setelah korban berhasil diselamatkan, saksi ini menghubungi pihak PMI Payakumbuh untuk meminta bantuan mengevakuasi korban ke rumah sakit, pungksanya.
Sementara itu, saat ini dikabarkan korban masih dirawat di Adnan Wd. Belum diketahui secara pasti motif penyebab dia nekad terjun ke Batang Agam. (rd)
Cek videonya :





















