BUKITTINGGI – Jum’at (17/5/2024) Berdasarkan informasi dari: PUSDALOPS BNPB Nomor Pengaduan / Call Center: 117 (Bebas Pulsa) Instagram: pusdalops_bnpb Twitter: @Bnpbpusdalops. Menuai komentar Netizen di Kota Bukittinggi.
Komentar Netizen: “Masyaallah kenapa Bukittinggi tidak dimasukkan datanya apakah dari BPBD Bukittinggi tidak ada mengirimkan data? Kota Padang yang skala musibahnya tidak sama mereka kirim,” tulis Ustadz Mahmud.
“Padahal yang di ngarai sianok terdampak parah loh… itu kan kota Bukittinggi,” tulis Anaziri.
Hingga berita ini diturunkan Kalaksa BPBD Bukittinggi Zulhendri saat dihubungi via telepon belum merespon.
Kebutuhan Mendesak:
Air mineral, makanan siap saji, beras, mie instan, telur.
Perlengkapan mandi, perlengkapan sholat, obat-obatan, vitamin.
Pempers anak-anak, pembalut wanita, sepatu boots, pakaian, mantel hujan.
Logistik lainnya (Family KIT, Selimut, Sanitas, Penerangan, Kitchen KIT, BBM, Psikolog/Psikiater, Susu bayi/balita).
Informasi Lanjutan: PUSDALOPS BNPB terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani dampak bencana dan mengirimkan bantuan ke daerah terdampak.
Sumber:
Bpk. Ichwan Pratama Danda Kabid KL BPBD Kab. Agam.
Pusdalops Kota Padang Panjang.
Bpk. Netrizal Kabid RR BPBD Kab. Tanah Datar.
Bpk. Zul Doni Kabid KL BPBD Kab. Tanah Datar.
Pusdalops BPBD Kab. Padang Pariaman.
Bpk. Rahmadinol Kalak BPBD Kab. Limapuluh Kota.
Pusdalops BPBD Kota Padang.
Kronologis Kejadian: Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu, 11 Mei 2024, pukul 21:00 WIB telah memicu banjir lahar dingin dan tanah longsor di berbagai wilayah di Provinsi Sumatera Barat.
Lokasi Terdampak: A. Kabupaten Agam – 11 Kecamatan, 11 Nagari
Sungai Pua, Canduang, IV Koto, Ampek Angkek, Malalak, Palembayan, Baso, Banuhampu, Tilang Kamang, Kamang Magek, Tanjung Raya
B. Kota Padang Panjang – 2 Kecamatan, 4 Kelurahan
Padang Panjang Barat (Pasar Usang, Silaing Bawah)
Padang Panjang Timur (Sigando, Ekor Lubuk)
C. Kabupaten Tanah Datar – 6 Kecamatan, 13 Nagari
X Koto, Batipuh, Pariangan, Lima Kaum, Rambatan, Sungai Tarab
D. Kabupaten Padang Pariaman – 2 Kecamatan, 2 Nagari
2X11 Kayu Tanam, Batang Gasan
E. Kabupaten Limapuluh Kota – 5 Kecamatan, 10 Nagari
Harau, Lareh Sago Halaban, Luak, Guguak, Kapur IX
F. Kota Padang – 1 Kecamatan, 1 Nagari. Lubuk Kilangan
Korban Jiwa:
67 orang meninggal dunia (pendataan)
20 orang hilang (masih dalam pencarian)
3 orang meninggal dunia di RS. Sijunjung & belum teridentifikasi
± 989 KK terdampak (pendataan)
± 40 orang luka-luka (pendataan)
Rincian Korban: A. Kabupaten Agam.
22 jiwa meninggal dunia
1 jiwa luka berat
5 jiwa luka sedang
10 jiwa luka ringan
1 jiwa hilang
198 KK terdampak
B. Kota Padang Panjang
2 jiwa meninggal dunia
1 jiwa luka berat
36 KK terdampak
C. Kabupaten Tanah Datar
± 206 KK terdampak
29 jiwa meninggal dunia
13 jiwa hilang (pendataan)
3 jiwa meninggal dunia belum teridentifikasi
± 20 jiwa luka-luka
D. Kabupaten Padang Pariaman
12 jiwa meninggal dunia
6 jiwa hilang
35 KK terdampak
E. Kabupaten Limapuluh Kota
544 KK / 1.995 jiwa terdampak
F. Kota Padang
2 jiwa meninggal dunia
3 jiwa luka-luka
3 jiwa selamat dan dievakuasi untuk perawatan medis
Kondisi Mutakhir: A. Kabupaten Tanah Datar
3 jorong di Nagari Sei Jambu sulit diakses karena jembatan putus. Upaya membuat jembatan darurat sedang dilakukan.
3 orang meninggal dunia belum teridentifikasi berada di RS. Sijunjung.
Jembatan darurat di Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum sudah berhasil dibangun.
Akses kendaraan bisa melalui Dobok – Panti Rambatan (sistem buka-tutup).
B. Kabupaten Padang Pariaman
7 korban sudah dievakuasi, pencarian masih berlanjut.
C. Kabupaten Limapuluh Kota
Banjir di Kecamatan Harau, Lareh Sago Halaban, dan Luak sudah mulai surut.
Pembersihan material longsor di ruas jalan Lubuak Alai – Koto Lamo masih berlanjut.
Sekolah di SDN 04 Suliki Kecamatan Suliki tidak bisa digunakan karena material longsor. (**)

















