Sumbartime – Pada Senin, 3 Juni 2024, Sungai Ngarai Sianok atau Sungai Batang Sianok di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, tiba-tiba meluap dan merendam sejumlah rumah warga. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.40 WIB, mengakibatkan air setinggi pinggang orang dewasa merendam rumah-rumah yang berada di tepi sungai.
Ilham Wahab, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, menjelaskan bahwa luapan air ini diperkirakan terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi di kawasan Gunung Marapi dan Singgalang.
“Di Sianok cuaca cerah, tetapi di puncak Marapi dan Singgalang terjadi hujan deras,” kata Ilham, dikutip Senin, 3 Juni 2024.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan hujan berintensitas sedang hingga tinggi di sekitar Gunung Marapi dan Singgalang.
“Peringatan dini sudah dikeluarkan BMKG, masyarakat harus selalu berhati-hati.”ujarnya.
Hingga saat ini, BPBD masih melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas akibat banjir.
Ilham juga menyatakan bahwa air sudah mulai surut dan tim BPBD telah berada di lokasi untuk mendata kerusakan yang terjadi. Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, terlihat air mencapai setinggi pinggang orang dewasa dan merendam rumah-rumah warga. BPBD berupaya untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga yang terdampak banjir.(R)

















