Sumbartime.com, Solok, — Pemerintah Daerah Kabupaten Solok akan menormalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Limau Hantu di Jorong Ladang Padi Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin. Hal itu dikatakan Bupati Solok, Epyardi Asda, ketika mengunjungi nagari itu hari Jum’at, 24 Maret 2023.
Bupati kesana untuk meninjau korban banjir bandang. Banjir terjadi pada hari Selasa, 21 Maret 2022, dua hari sebelum ramadhan. Setelah melihat kondisi lapangan, Epyardi merasa prihatin. Didepan matanya tampak banyak infrastruktur yang rusak. Sampai berita ini diturunkan masih ada rumah penduduk yang rusak dan sisa-sisa material banjir belum bersih seluruhnya meskipun 3 unit alat berat sudah dikerahkan Pemkab Solok.
Didalam kunjungan itu Bupati Solok juga menemukan banyak warganya disana yang tergolong kurang mampu. Hal itu mengusik rasa keadilan Bupati. Sehingga, ia akan mengusahakan perbaikan infrastruktur di Nagari Surian itu.
Kata Epyardi, aliran sungai yang ada di Nagari Surian akan dinormalisasi. Agenda itu didukung oleh Anggota DPR RI, Athari Gauthi Ardi yang bertugas di Komisi V.
“Nanti, daerah aliran sungai akan kita normalisasi. Kita pasang batu rajut nanti,”ucap Bupati Epyardi Asda pada warga disaat mengunjungi nagari ujung selatan Kabupaten Solok.
Dia juga menerangkan bahwa 4 unit rumah warga yang rusak akibat dilanda banjir bandang akan diperbaiki oleh Pemerintah lewat program bedah rumah yang dibawa oleh Athari Gauthi Ardi dari DPR RI. Kemudian, untuk korban yang sakit akan ditanggung seluruhnya oleh BPJS. Pemerintah Kabupaten Solok lewat Dinas Kesehatan akan mengupayakan biaya pengobatan gratis yang dikatakan Bupati itu.
Terakhir, disana Baznas yang hadir bersama Bupati ke Nagari Surian itu juga memberikan bantuan sembako serta kebutuhan pokok pada warga terdampak banjir bandang. Sementara itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sembako. (Risko Mardianto)





















