Suami Edan di Solok Selatan, Minta Istri Rekam Adegan Hohohihi Untuk Dijual di Situs Porno

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Seorang suami inisial AY (26) asal Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan tega menjual istrinya ke pria hidung belang demi mendapatkan rupiah untuk kebutuhan sehari hari.

Edannya, tidak hanya sekedar menjual, namun AY meminta istrinya tersebut saat beradengan hohohihi (hubungan ranjang) dengan pria lain agar merekamnya melalui ponsel.

Iklan

Tujuan pelaku meminta sang istri merekam saat beradengan panas disamping untuk membangkitkan libidonya sendiri, juga berencana akan menjual adegan hot tersebut ke salah satu situs porno demi mendapatkan pundi pundi uang.

Namun belum sempat dirinya menjual rekaman video hot tersebut ke situs porno, AY keburu ditangkap Satreskrim Polres Solok Selatan.

Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Solok Selatan, AKP Dwi Purwanto, Senin (14/6). Menurutnya kasus terbongkar berawal dari laporan “S” istri si pelaku sendiri terkait persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dari hasil penyidikan dan intrograsi terhadap pelaku yang telah ditangkap, terbongkarlah cerita prilaku edan AY terhadap istrinya sendiri. Dari hasil pengakuan korban dan pelaku sendiri, kasus KDRT berawal dari pelaku yang meminta korban untuk menjual diri sebagai pelayan hohohihi untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran pada Bulan Mai 2021 kemaren.

Pelaku memaksa korban untuk menjual diri dengan ancaman jika tidak mengikuti kemauannya maka korban akan dicampakan oleh pelaku. Tidak hanya disuruh menjual diri, pelaku juga meminta korban untuk merekam adegan hohohihi tersebut dengan pria lain.

Korban (S) yang takut, menuruti perintah pelaku. Minggu 9 Mai 2021 malam hari, dirinya pergi mencari seorang pria yang bersedia membayarnya setelah melayani adegan ranjang. Saat mendapatkan seorang pria dan menyepakati bayaran, korban segera melakukan kegiatan indehoy melayani tamu sambil tak lupa secara diam diam merekam adegan hot mereka.

Karena situasi malam gelap, maka hasil rekaman adegan hot tersebut tidak sempurna direkam korban. Hingga saat kembali pulang pada menjelang subuh korban dimarahi oleh pelaku sehingga terjadilah aksi KDRT terhadap dirinya.

Mirisnya setelah mendapatkan aksi KDRT, korban diminta pelaku untuk melayani hasratnya.

Pagi hari Senin 10 Mai 2021, saat pelaku masih tertidur pulas, korban yang sudah tidak tahan atas sikap pelaku yang juga suaminya itu, pergi melapor kepada Tetua kampung dan selanjutnya laporan tersebut diteruskan ke polisi.

Adapun terkait permintaan agar korban merekam adegan hotnya, menurut pengakuan pelaku, untuk dijual ke salah satu situs porno. Pelaku terinspirasi melalui You tube cara mudah mendapatkan uang.

Dari keterangan pelaku, minimal ada 5 adegan istrinya yang telah direkam. baik saat beradegan panas dengan pria lain, maupun dengan dirinya sendiri. Selain itu, dirinya juga kerap meminta istrinya untuk melakukan panggilan Callsex dengan pria lain.

Saat istrinya melakukan Call Sex, selanjutnya pelaku mengintip dan jika libidonya naik, dirinya akan segera menggauli istrinya, papar Dwi Purwanto. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here