Polda Sumbar Tangkap 4 Pelaku Pengedar Jamu Ilegal Merek Raja Tawon

4 tersangka jamu ilegal

Sumbartime-Empat pelaku pengedar jamu tradisional kadaluarsa ditangkap Polda Sumbar dengan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 24.900 botol yang terdapat dalam 200 kardus merek Raja Tawon di kawasan Kabupaten Padangpariaman.

Menurut Direktur narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul saat jumpa pers di Mapolda, Selasa (20/02) kepada awak media ke empat tersangka tersebut masing masing, Nur Hadi (55),Irwansyah (43), Katirin (59), dan Ponirin (50).

Iklan

Mereka ditangkap berawal dari pengungkapan kasus di Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. Saat itu di lokasi aparat kepolisian mencurigai dua unit mobil grand max yang sedang melintas. Saat mobil dihentikan kepolisian, setelah diperiksa terdapat 200 kardus yang berisi ribuan botol jamu yang diduga kadaluarsa merek Raja Tawon.

Saat diminta keterangan kepada dua sopir mobil tersebut, mereka mengaku akan membawa barang tersebut ke  sebuah gudang kawasan Dusun III Jorong Pasir Baru, Kenagarian Lubang, Kecamatan Sungai, Kabupaten Padangpariaman.

Tanpa membuang waktu, aparat Polda Sumbar langsung menuju lokasi gudang yang dimaksud dan melakukan penggerebekan. Di dalam gudang diamankan 4 orang pelaku tersebut. Ditambahkan lagi sebenarnya yang diamankan 6 orang namun yang menjadi tersangka adalah 4 orang.

Adapun peran masing masing ke 4 tersangka tersebut adalah, Ponirin, Katirin, dan Nur Hadi berperan mendatangkan barang tersebut dari Banyuwangi, Jawa Timur, sementara Irwansyah berperan sebagai penampung barang.

Di jelaskan ke empatnya sengaja mengedarkan barang kadaluarsa serta ilegal tersebut ke pasaran di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Padangpariaman secara langsung. (yendra& imr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here