BUKITTINGGI — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kota Bukittinggi berlangsung khidmat di GOR Bermawi, Jumat (28/11).
Pada upacara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Dalam pidato itu, Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” menjadi pesan penting untuk memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.
Ia menekankan bahwa guru masa kini dituntut untuk mengajar dengan hati, terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menghadirkan inovasi dalam pembelajaran, serta menciptakan kelas yang inspiratif bagi peserta didik.
Mu’ti juga menyoroti agenda besar pemerintah melalui sentralisasi tata kelola guru, yang bertujuan memastikan pemerataan kesejahteraan, redistribusi tenaga pendidik secara adil, serta penuntasan persoalan status guru honorer.
Adapun program prioritas pendidikan 2025 mencakup:
- Wajib belajar 13 tahun
- Peningkatan mutu dan link and match pendidikan SMK
- Penguatan literasi dan karakter
- Inovasi pembelajaran digital di seluruh jenjang
“Mari jadikan Hari Guru Nasional 2025 ini sebagai momentum untuk memperbaharui janji kita kepada bangsa: mendidik dengan hati dan mengabdi tanpa henti,” demikian pesan Mu’ti yang dibacakan Sekda Rismal Hadi.
Pada kesempatan yang sama, Rismal Hadi juga membacakan pidato Ketua Umum KORPRI, Zudan Arif Fakhrulloh, dalam rangka HUT ke-54 KORPRI. Zudan menekankan pentingnya semangat reformasi berkelanjutan dalam birokrasi, percepatan digitalisasi layanan publik, serta peningkatan profesionalisme ASN.
Dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Dalam Mewujudkan Indonesia Maju,” Zudan mengajak seluruh anggota KORPRI di Indonesia untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung penuh program pembangunan nasional.
“Selamat HUT ke-54 KORPRI. Mari kita perkuat dedikasi dan loyalitas dalam mengabdi kepada negara,” ujarnya dalam pidato tersebut.
Imbauan Kesiapsiagaan Cuaca Ekstrem
Menutup rangkaian upacara, Sekda Rismal Hadi mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi untuk tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama di kawasan rawan bencana seperti Sianok dan Tambo.
Ia mengimbau aparatur pemerintah untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga, sekaligus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Upacara gabungan HGN–PGRI dan HUT KORPRI ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bagi para insan pendidikan maupun ASN di Bukittinggi dalam mewujudkan pelayanan publik dan pendidikan yang lebih baik. (Aa)


















