BUKITTINGGI — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmart) Kota Bukittinggi menggelar simulasi pencegahan dan penanganan kebakaran di UPTD Puskesmas Plus Mandiangin, Kamis (20/11).
Kegiatan yang berlangsung di halaman puskesmas di Jl. Anggur, Pintu Kabun itu bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di area layanan kesehatan yang memiliki mobilitas tinggi.
Belasan peserta yang terdiri dari pegawai puskesmas dan staf kantor mengikuti simulasi ini dengan dibantu regu piket Yudha dari Damkarmar.
Mereka memperagakan berbagai teknik penanggulangan, mulai dari penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), cara penyelamatan korban, hingga prosedur evakuasi massal.
Kepala Dinas Damkarmart Kota Bukittinggi, Joni Feri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat edukasi kebencanaan bagi masyarakat.
“Mereka memperagakan teknik pemadaman api menggunakan APAR, penyelamatan korban, dan prosedur evakuasi massal,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Dengan kegiatan ini, masyarakat dapat memahami langkah-langkah dasar mencegah kebakaran di lingkungan masing-masing.
Joni menambahkan, kawasan puskesmas juga memiliki potensi bahaya kebakaran yang cukup tinggi, termasuk dari aktivitas kendaraan bermotor yang keluar masuk setiap hari.
Karena itu, latihan tidak hanya berfokus pada cara memadamkan api, tetapi juga pada upaya menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan sekitar fasilitas kesehatan tersebut.
“Simulasi penanggulangan kebakaran ini dalam rangka mensinergikan berbagai potensi sumber daya yang ada di kawasan puskesmas. Tujuannya adalah membangun sistem ketahanan dan keselamatan kebakaran di lingkungan setempat,” jelasnya.
Salah satu pegawai Puskesmas Mandiangin turut mengapresiasi langkah proaktif Damkarmart. Ia menilai kegiatan ini memberi manfaat besar terutama dalam meningkatkan kesiapan seluruh pihak jika terjadi kondisi darurat.
“Selain simulasi, kami juga rutin melakukan pelatihan tanggap bencana. Kami selalu siap dan sigap melakukan evakuasi di area ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh bencana. (Aa)



















