Penikaman Sadis di Kayu Tanam, Cekcok Mulut Berujung Maut

Korban penikaman dilarikan warga ke puskesmas kayu tanam

SUMBARTIME.COM-Peristiwa pengeroyokan sadis terjadi di Korong Balah Aia, Nagari Anduriang, Kayu Tanam, Padangpariaman, Selasa (22/1) sore, sekira pukul 16.30 WIB.

Jup (40) warga Balah Aia tewas mengenaskan diduga dibunuh oleh seorang oknum ASN Dinas Perhubungan Padangpariaman, inisial Alx (39), warga Kayu Tanam. Korban mengalami luka tusukan sebanyak 3 buah,hingga nyawanya tak bisa diselamatkan saat di bawa ke Puskesmas terdekat.

Iklan
Loading...

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pembunuhan tersebut berawal dari cekcok mulut antara korban dengan adik tersangka yang merupakan seorang anggota polisi lalu lintas Polres Padangpariaman, Bripka Niko Novarino, di kawasan Pasa Usang, Kayu Tanam.

Cekcok mulut tersebut sempat dilerai oleh seorang Bhabinsa dan seorang anggota polisi lainnya. Merasa sudah selesai korban pun berlalu dari lokasi menuju ke sebuah pos ronda Lubuak Pauah, Korong Balah Aia.

Namun tanpa sepengetahuan korban, dua orang saudara (Alx dan Rn) dari Bripka Niko Novarino lawan cekcok korban, diam diam, mengikuti korban ke pos ronda tersebut.

Saat korban sedang duduk di pos ronda bersama beberapa warga, munculah Alx dan Rn serta seorang temannya dengan menggunakan 3 unit sepeda motor menghampiri korban.

Selanjutnya, sambil mendekati korban, RN mengeluarkan sebilah clurit dari balik pakaianya sambil menantang korban duel. Aksi tersebut sempat dilerai warga.

Namun, tanpa sepengetahuan korban, dari arah belakang dirinya tiba tiba Alx muncul dan langsung menusuk dada korban sebelah kiri dengan sebilah sangkur.

Mendapatkan serangan yang mematikan tersebut, korban langsung tersungkur dan sempat meminta ampun kepada Alx. Namun bukannya kasihan, pelaku malah mengulangi perbuatannya menikam korban dua kali ke bagian punggung sebelah kiri dan tangan sebelah kiri.

Setelah puas melakukan penganiayan terhadap korban, Alx dan Rn langsung pergi meninggalkan lokasi. Sementara korban yang kritis sempat ditolong warga dilarikan ke Puskesmas Kayu tanam, namun karena banyak kehilangan darah, nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Terpisah, Kapolres Padangpariaman, AKBP Rizki Nugroho, kepada awak media membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya belum bisa memastikan motif penyebab peristiwa pembunuhan itu.

Ditambahkan menurutnya, saat ini adik tersangka pelaku, Bripka Niko Novarino sedang diperiksa itensif oleh pihak Propam, paparnya mengatakan. (tim)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here