Pencabulan dan Perkosaan Terhadap Siswi SMA Kota Padang Terungkap Gegara Status di Facebook

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Malang benar nasib yang menimpa seorang remaja putri inisial NM warga Kota Padang ini.

Bertahun tahun dirinya diduga telah menjadi korban budak napsu bejat kakak iparnya sendiri yang tinggal serumah dengannya. Bahkan NM yang masih tercatat duduk sebagai pelajar di salah satu SMA Kota Padang kelas XI ini juga menjadi korban perkosaan beberapa bulan yang lalu.

Iklan

Kasus terungkap bermula dari unggahan status di halaman Facebook NM sendiri. Dalam unggahan statusnya itu, korban sering menulis kondisi suasana hati yang sedih dan galau. Bahkan melalui akun sosmednya itu korban juga berniat ingin bunuh diri.

Miris dan empati terhadap unggahan serta curhatan hati NM di halaman facebooknya, membuat pihak keluarga bertanya serta mendesak agar dirinya menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi.

Korban yang awalnya berat dan enggan untuk berterus terang, lantaran didesak, akhirnya mencerotakan kisah pilu dan miris yang dia alami bertahun tahun lamanya.

Menurutnya, kakak iparnya inisial BH (35) seorang sopir dan buruh bangunan telah melakukan tindakan pencabulan dan pelecehan terhadapnya berulang kali. Puncaknya pada bulan Februari 2020 sekitar jam 02.00 WIB dini hari dia telah diperkosa oleh BH, ungkapnya mengatakan.

Kepada keluarga, NM menceritakan peristiwa biadab tersebut. Saat itu dirinya tidur bersama ibu kandungnya yang sedang sakit di dalam kamar. Tiba tiba dengan diam diam, BH datang menyelinap masuk ke dalam kamar.

Selanjutnya, pelaku dengan membekap mulut NM menggerayangi tubuh dan bagian vital remaja putri tersebut. Tidak sampai disitu saja, pelaku juga melakukan perkosaan terhadapnya di dalam kamar tersebut.

Selain menjadi korban perkosaan pada malam jahanam tersebut, NM juga kerap menerima perlakuan pencabulan dan pelecehan seksual dari BH. Perlakuan bejat itu telah dia alami dan dia terima dari pelaku sejak dia masih duduk di bangku SD kelas V.

NM menceritakan jika pelaku sering mengintip dia mandi, dan sering meraba raba bagian sensitif tubuhnya.

Sementara itu, pihak keluarga yang mendengarkan cerita serta pengakuan dari NM, langsung naik pitam dan melaporkan perbuatan terkutuk tersebut ke polisi.

Terpisah, Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, melalui Kasatreskrim Kompol Rico Fernando, Senin (26/10) siang, membenarkan laporan dari pihak keluarga. Menurutnya adik kandung dari ibu korban telah melaporkan peristiwa itu ke polisi dengan nomor laporan LP/571/B/X/2020/RESTA SPKT UNIT I, tanggal 23 Oktober 2020.

Mengenai pelaku inisial BH telah ditangkap pada Jumat 23 Oktober 2020 di kawasan Lubuk Begalung, Kota Padang. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang ditingkatkan menjadi penyidikan kuat dugaan jika kasus itu benar adanya dan terbukti mengandung unsur pidana.

Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dilakukan proses pemeriksaan lanjutan, ujar Rico menjelaskan. (dei)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here