BUKITTINGGI – Organisasi masyarakat (ormas) diharapkan dapat mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis pemerintah dalam berbagai aspek pembangunan daerah. Mulai dari pelayanan sosial, advokasi isu penting, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat, Marwansyah, dalam sambutannya pada kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Peran Serta Organisasi Masyarakat dalam Pembangunan Daerah yang digelar Kesbangpol Kota Bukittinggi di salah satu hotel bintang, Selasa (15/7/2025).
“Bukittinggi merupakan kota dengan aktivitas ormas yang sangat aktif. Ini menjadi perhatian serius dan positif bagi pemerintah provinsi,” ujar Marwansyah.
Ia menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga stabilitas sosial serta kenyamanan masyarakat. Lebih dari itu, ormas juga berperan dalam mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.
Berbagai Upaya Pemberdayaan Ormas
Pemerintah daerah, lanjut Marwansyah, terus berupaya memberdayakan ormas melalui sejumlah program dan kebijakan, antara lain:
Pelatihan dan Bimbingan Teknis: Untuk meningkatkan kapasitas manajerial, pemahaman regulasi, serta pengetahuan ormas terkait hak dan kewajibannya.
Fasilitasi Legalitas: Dukungan dalam proses perizinan dan pengurusan legalitas, seperti badan hukum atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT).
Penguatan Kelembagaan: Meningkatkan efektivitas dan daya guna ormas dalam menjalankan program-program kemasyarakatan.
Sistem Informasi Ormas: Penerapan sistem digital guna mempermudah akses informasi dan layanan bagi ormas.
Peran Ormas dalam Pembangunan
Dalam konteks pembangunan daerah, ormas diharapkan menjadi:
Mitra Pemerintah: Melibatkan diri dalam program pemberdayaan, pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan.
Agen Perubahan: Mendorong partisipasi masyarakat serta menyosialisasikan program-program strategis pemerintah.
Penyalur Aspirasi: Menjembatani komunikasi antara warga dan pemerintah serta membantu penyelesaian masalah sosial.
Penggerak Kesadaran Hukum dan Ekonomi: Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Marwansyah juga menyinggung beberapa tantangan yang dihadapi dalam membangun sinergi antara pemerintah dan ormas, seperti ego sektoral dan rendahnya transparansi dalam pengelolaan organisasi.
“Kolaborasi yang harmonis serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kegiatan menjadi kunci agar ormas tetap mendapat kepercayaan publik,” ujarnya.
Pemerintah, tambahnya, berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan secara berkelanjutan.
Dengan peningkatan kapasitas dan peran aktif ormas, pembangunan daerah diharapkan bisa berlangsung lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan menciptakan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat. (Alex)

















