Menjadi Pengedar Narkoba Dua Pelajar di Kabupaten LimapuluhKota, Ditangkap Polisi

dua pelajar terduga pengedar sabu

Sumbartime-Dua pelajar SMA di kawasan Kabupaten Limapuluhkota berinisial FR (18) dan NB (17), Minggu (18/02), sekira pukul 17.30 WIB, ditangkap dan diamankan tim Opsnal Serse Narkoba Polres Payakumbuh di kawasan Jorong Suayan Tinggi, Nagari Suayan, Akabiluru.

Kedua pelajar tersebut terlibat dalam jaringan narkoba jenis sabu dan diduga menjadi pelaku pengedar di kawasan sekitar. Keduanya ditangkap setelah sempat dijebak oleh petugas yang menyamar dan berpura pura untuk memesan barang kepada keduanya.

Iklan

Menurut Kapolres Payakumbuh, AKBP Kuswoto, Sik, melalui Kabag Humas, Iptu Hendri Has kepada awak media menjelaskan jika kedua remaja yang masih berstatus pelajar di dua sekolah yang berbeda tersebut, ditangkap oleh petugas yang sebelumnya menyamar untuk membeli sabu kepada mereka.

Baca : Dua Wanita Pengunjung Kafe di Payakumbuh Terindikasi Pemakai Narkoba

Sebelumnya berdasarkan informasi dari masyarakat, jika kedua pelaku terindikasi sebagai pengedar narkoba jenis sabu sabu. Mendapati laporan tersebut petugas pun langsung ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dengan menyamar dan berpura pura sebagai salah satu pelanggan.

Saat petugas yang menyamar berhasil menghubungi kedua pelaku dan mencoba untuk memesan sabu, keduanya pun menyanggupi bisa menyediakan barang. Sehingga transaksi di sepakati di kawasan Jorong Suayan Tinggi, Nagari Suayan, Akabiluru.

Selanjutnya, saat transaksi terjadi dan petugas yang menyamarkan menemukan barang bukti dari tangan kedua pelaku, tanpa membuang waktu petugas langsung membekuknya. Sempat terjadi perlawanan dari mereka, namun setelah petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara, keduanya menyerah dan tak berkutik.

Adapun barang bukti yang berhasil disita adalah dua paket sabu yang terdapat dalam kantong saku serta yang berhasil ditemukan petugas saat salah satu dari pelaku sempat membuangnya.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Payakumbuh, untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, papar Iptu Hendri Has. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here