Limapuluh Kota Darurat Narkoba! Lagi dan Lagi Pengedar Ditangkap Polisi

terduga pengedar serta barang bukti narkoba yang diamankan polisi

SUMBARTIME.COM-Kawasan Kabupaten Limapuluh Kota yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau dianggap telah menjadi kawasan darurat dan siaga narkoba.

Sehari setelah penangkapan seorang wanita muda ibu rumah tangga dan pemilik salon serta beberapa orang pemuda masih tergolong remaja terkait kepemilikan barang haram jenis sabu dan ganja kering siap edar pada Minggu 23 Mai 2021 kemaren oleh Satresnarkoba Polres Payakumbuh, kembali dan lagi polisi berhasil mengungkap jaringan pelaku narkoba di kawasan Luhak Limopuluah tersebut.

Iklan

Kali ini Satuan reserse narkoba Polres Limapuluh Kota, berhasil menciduk dan mengamankan dua orang pemuda terduga pengedar di kawasan Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, pada Senin 24 Mai 2021 malam hari sekira pukul 20.00 WIB.

Dalam penengkapan tersebut, polisi berhasil menyita dan mengamankan barang bukti sebanyak sebelas paket narkoba ukuran kecil jenis sabu dari dua orang terduga pelaku masing masing berinisial MKI (24) alias Kabul dan S (24).

Satu jam kemudian, kembali satresnarkoba Polres Limapuluh Kota menangkap seorang terduga pengedar narkoba berinisial RS (39) warga Jorong Padang Parit Panjang, Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh.

Dirinya ditangkap saat berada di tepi jalan kawasan Jorong Guguk, Kenagarian Guguk VIII Koto, Kecamatan Guguk, sekira pukul 21.30 WIB. Dari tangan RS ini kembali polisi menyita dan mengamankan 9 paket ukuran kecil sabu siap edar.

Terpisah, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Narkoba Polres Limapuluh Kota, AKP Hendri Has, Selasa (25/5) membenarkan penangkapan 3 orang terduga pengedar narkoba tersebut.

Menurutnya penangkapan para pelaku yang terlibat jaringan bisnis narkoba di kawasan hukum Polres Limapuluh Kota atas laporan dari masyarakat, tutur Hendri Has. Kasatresnarkoba tersebut tidak menampik jika benar saat ini kondisi kawasan Limapuluh Kota, dalam siaga narkoba dengan ditandai sering dan banyaknya para terduga pengedar serta penikmat barang haram tersebut yang tertangkap polisi.

Untuk itu dirinya berharap agar, peran Niniak Mamak, Ulama,cadiak pandai serta Bundo kanduang di setiap Jorong maupun Nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota bisa berperan aktif di tengah masyarakatnya untuk menggalakan akan dampak bahayanya narkoba terutama bagi kalangan generasi muda, tutupnya mengatakan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here