Sumbartime – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengonfirmasi bahwa dua anggota mereka menjadi korban erupsi Gunung Marapi (2.982 mdpl).
Kapolda Sumbar, Inspektur Jenderal Polisi Suharyono, menyatakan bahwa kedua anggota polisi tersebut bertugas di Direktorat Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Sumbar.
“Saya nyatakan ada, memang ada dan polisi kan manusia juga, mungkin ingin liburan juga,” kata Kepala Polda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Suharyono di Bukittinggi, Selasa.
Kapolda menjelaskan bahwa kedua anggota tersebut berangkat pada Sabtu malam (2/12/2023) menuju Gunung Marapi, yang memunculkan dugaan bahwa mereka ingin menjalani waktu liburan.
Mengenai kondisi kedua korban, Irjen Suharyono mengatakan satu anggota polisi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan sempat mendapatkan perawatan intensif hingga diizinkan kembali ke rumah. Sedangkan satu anggota polisi lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
“Yang jelas, orangtua dari anggota tersebut saat ini masih menunggu di rumah sakit,” katanya.
Kapolda meminta masyarakat turut mendoakan para korban yang belum ditemukan, termasuk satu personel dari Polda Sumbar, agar bisa segera ditemukan dan dievakuasi.

















